
seseorang yang menjauhkan orang lain tanpa sadar / foto: Magnific/dragonimages
JawaPos.com - Hubungan yang sehat tidak hanya bergantung pada niat baik. Terkadang, seseorang memiliki keinginan tulus untuk dekat dengan orang lain, tetapi tanpa disadari justru menunjukkan perilaku yang membuat orang menjauh. Menariknya, perilaku-perilaku ini sering kali tidak terlihat oleh diri sendiri karena sudah menjadi kebiasaan.
Dalam psikologi, interaksi sosial dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya komunikasi, tingkat empati, hingga cara seseorang merespons emosi orang lain. Ketika faktor-faktor tersebut tidak dikelola dengan baik, orang-orang di sekitar mungkin merasa tidak nyaman, tidak dihargai, atau bahkan enggan membangun hubungan yang lebih dekat.
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (2/6), terdapat sembilan tanda bahwa Anda mungkin sedang menjauhkan orang lain tanpa menyadarinya.
1. Anda Lebih Sering Mendengarkan untuk Menjawab daripada Memahami
Mendengarkan adalah fondasi dari hubungan yang kuat. Namun, banyak orang sebenarnya tidak benar-benar mendengarkan. Mereka hanya menunggu giliran untuk berbicara.
Ketika seseorang sedang bercerita dan Anda langsung memikirkan tanggapan, nasihat, atau pengalaman pribadi yang ingin dibagikan, lawan bicara dapat merasa bahwa perasaannya tidak benar-benar diperhatikan.
Psikologi komunikasi menunjukkan bahwa manusia memiliki kebutuhan mendasar untuk merasa dipahami. Saat kebutuhan itu tidak terpenuhi, kedekatan emosional menjadi sulit terbentuk.
Jika orang sering terlihat enggan berbagi cerita dengan Anda, mungkin mereka merasa tidak mendapatkan ruang untuk didengar secara utuh.
2. Anda Terlalu Sering Mengkritik
Kritik memang terkadang diperlukan. Namun, jika hampir setiap percakapan berisi koreksi, komentar negatif, atau penilaian terhadap tindakan orang lain, hubungan dapat menjadi tegang.
Bahkan kritik yang dimaksudkan sebagai masukan konstruktif bisa terasa melelahkan jika diberikan terlalu sering.
Orang cenderung merasa nyaman dengan individu yang membuat mereka merasa diterima, bukan terus-menerus dievaluasi. Ketika seseorang merasa selalu dinilai, ia akan lebih berhati-hati dalam berinteraksi atau memilih menjaga jarak.
3. Anda Jarang Menunjukkan Kerentanan
Banyak orang menganggap menunjukkan kelemahan adalah tanda ketidakmampuan. Padahal, penelitian psikologi sosial menunjukkan bahwa keterbukaan yang sehat dapat meningkatkan kedekatan dan kepercayaan.
Jika Anda selalu terlihat sempurna, kuat, dan tidak pernah berbagi kesulitan, orang lain mungkin merasa sulit mengenal Anda secara mendalam.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
