
Ilustrasi seseorang yang berhasil lepas dari keterikatan (Magnific/Teksomolika)
JawaPos.com - Tidak semua hal dalam hidup dimaksudkan untuk dipertahankan selamanya. Terkadang, hal yang paling menghambat pertumbuhan bukanlah kurangnya kemampuan atau kesempatan, melainkan keterikatan yang diam-diam terus kita genggam. Psikologi menunjukkan bahwa manusia cenderung mempertahankan sesuatu yang sudah dikenal, bahkan ketika hal itu tidak lagi memberikan manfaat atau kebahagiaan.
Seni melepaskan bukan berarti menyerah atau berhenti peduli. Sebaliknya, ini adalah kemampuan untuk menerima bahwa beberapa hal telah selesai, berubah, atau tidak lagi sesuai dengan diri kita yang sekarang. Dengan melepaskan, kita memberi ruang bagi pengalaman, hubungan, dan kemungkinan baru untuk masuk ke dalam hidup.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (19/6), terdapat 10 keterikatan yang perlu dilepaskan agar Anda dapat benar-benar melangkah maju.
Baca Juga:Menurut Psikologi, Inilah 8 Perilaku yang Menjelaskan Mengapa Orang Baik Jarang Punya Teman Dekat
1. Keterikatan pada Masa Lalu
Banyak orang tanpa sadar terus hidup dalam kenangan, baik kenangan indah yang sudah berlalu maupun pengalaman menyakitkan yang terus menghantui.
Psikologi menyebut kecenderungan ini sebagai rumination, yaitu kebiasaan terus-menerus memikirkan kejadian yang sudah terjadi. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu fokus pada masa lalu dapat meningkatkan stres, kecemasan, bahkan risiko depresi.
Belajar menerima bahwa masa lalu tidak dapat diubah adalah langkah penting untuk membangun masa depan yang lebih sehat. Kenangan dapat menjadi pelajaran, tetapi tidak seharusnya menjadi tempat tinggal permanen.
2. Kebutuhan untuk Menyenangkan Semua Orang
Keinginan untuk disukai adalah bagian alami dari manusia. Namun, ketika kebutuhan tersebut berubah menjadi kebiasaan mengorbankan diri demi mendapatkan persetujuan orang lain, hidup menjadi melelahkan.
Psikolog menjelaskan bahwa orang yang terlalu bergantung pada validasi eksternal sering mengalami kesulitan menentukan batasan yang sehat dan rentan mengalami kelelahan emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022