
Kebiasaan yang hancurkan fokus dan bunuh produktivitas kata psikologi../Magnific/ KamranAydinov
JawaPos.com – Meningkatkan produktivitas ternyata bukan soal menambah lebih banyak rutinitas, melainkan tentang menghilangkan kebiasaan yang justru menjadi penghancur fokus.
Psikologi mengungkap bahwa sebagian besar hambatan dalam bekerja bukan berasal dari luar, melainkan dari pola perilaku yang tidak disadari setiap harinya.
Produktivitas sejati hanya bisa tercapai ketika seseorang berani mengidentifikasi dan melepaskan kebiasaan yang selama ini menggerogoti kemampuan terbaiknya.
Banyak orang terus mencari strategi baru tanpa menyadari bahwa yang perlu dilakukan adalah menghentikan beberapa hal yang sudah biasa dilakukan.
Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (2/5), berikut empat kebiasaan kecil namun mematikan yang perlu segera dieliminasi agar potensi kerja terbaik kamu bisa muncul secara alami.
1. Bekerja dalam mode maraton alih-alih sprint
Mencoba menyelesaikan pekerjaan besar dalam satu sesi panjang tanpa jeda adalah salah satu jebakan produktivitas yang paling sering tidak disadari.
Ketika seseorang menghadapi tumpukan pekerjaan yang harus diselesaikan sekaligus, otak cenderung merespons dengan rasa kewalahan yang berujung pada penundaan.
Sebaliknya, sprint adalah sesi kerja terfokus dengan batas waktu tertentu yang dirancang untuk mengerjakan satu tugas spesifik secara intensif.
Membagi enam jam kerja menjadi beberapa sprint empat puluh lima menit, misalnya, menciptakan kejelasan tentang apa yang harus dilakukan dan kapan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
