Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 20.14 WIB

Jika Anda Menghindari 9 Kebiasaan Ini Sebelum Tidur, Anda Selangkah Lebih Maju daripada Kebanyakan Orang dalam Hidup Menurut Psikologi

seseorang yang selangkah lebih maju daripada orang lain / freepik - Image

seseorang yang selangkah lebih maju daripada orang lain / freepik

JawaPos.com - Tidur sering dianggap sebagai “waktu istirahat” semata. Padahal, dalam perspektif psikologi, kualitas tidur adalah fondasi penting bagi kesehatan mental, produktivitas, hingga kemampuan mengambil keputusan. Banyak orang berusaha memperbaiki hidupnya dengan bangun lebih pagi, bekerja lebih keras, atau belajar lebih banyak—tetapi melupakan satu hal mendasar: apa yang mereka lakukan sebelum tidur.

Kebiasaan malam hari memiliki dampak besar pada cara otak memproses emosi, menyimpan memori, dan mempersiapkan tubuh untuk hari berikutnya. Jika Anda mampu menghindari beberapa kebiasaan buruk berikut ini, Anda sebenarnya sudah berada selangkah lebih maju dibandingkan kebanyakan orang.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (28/4), terdapat 9 kebiasaan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur menurut psikologi:

1. Menggunakan Gadget Secara Berlebihan

Paparan cahaya biru dari layar ponsel, tablet, atau laptop dapat mengganggu produksi melatonin—hormon yang membantu Anda tidur. Secara psikologis, scrolling tanpa henti juga membuat otak tetap “aktif”, sehingga sulit masuk ke fase relaksasi.

Selain itu, konsumsi konten (media sosial, berita, atau video) sering kali memicu emosi seperti cemas, iri, atau overthinking—semua ini tidak ideal menjelang tidur.

2. Memikirkan Masalah Tanpa Solusi

Banyak orang menggunakan waktu sebelum tidur untuk “merenung”, tetapi sering kali berubah menjadi overthinking. Otak cenderung memperbesar masalah saat malam hari karena minim distraksi.

Psikologi menyebut ini sebagai rumination, yaitu pola berpikir berulang yang tidak produktif. Alih-alih menyelesaikan masalah, ini justru meningkatkan stres dan mengganggu kualitas tidur.

3. Mengonsumsi Kafein Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur

Kafein tidak hanya membuat Anda terjaga, tetapi juga memengaruhi kedalaman tidur. Bahkan jika Anda merasa bisa tidur setelah minum kopi, kualitas tidur Anda kemungkinan tetap menurun.

Dalam jangka panjang, ini dapat memengaruhi konsentrasi, mood, dan kemampuan kognitif.

4. Membawa Pekerjaan ke Tempat Tidur

Tempat tidur seharusnya diasosiasikan dengan istirahat, bukan stres atau tekanan. Jika Anda sering bekerja di tempat tidur, otak akan mulai mengaitkan ruang tersebut dengan aktivitas mental yang intens.

Akibatnya, ketika Anda ingin tidur, pikiran tetap berada dalam “mode kerja”.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore