
Ilustrasi orang yang tertawa terbahak-bahak atau ngakak terus karena membaca kata-kata lucu dan menghibur./freepik/drobotdean
JawaPos.com - Pernahkah Anda tertawa saat mendengar lelucon tentang tragedi atau kematian, sementara orang di sekitar Anda justru merasa risih? Jika iya, jangan buru-buru merasa aneh. Faktanya, selera humor "gelap" atau dark joke bukan sekadar tanda kepribadian yang nyeleneh.
Sains justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Kegemaran pada komedi yang tajam ini sering kali menjadi indikator bahwa otak Anda bekerja dengan cara yang lebih kompleks dibandingkan rata-rata orang lain.
Fakta Ilmiah di Balik Selera Humor Getir
Pada tahun 2017, tim psikolog dari Universitas Kedokteran Wina melakukan eksperimen untuk memetakan kepribadian para pecinta humor gelap. Mereka mengamati reaksi 156 peserta terhadap kartun-kartun dalam The Black Book karya Uli Stein yang dikenal penuh dengan komedi getir.
Para peserta tidak hanya dites soal tawa, tetapi juga menjalani rangkaian tes kepribadian komprehensif, mulai dari tingkat kecerdasan, stabilitas emosional, hingga kecenderungan agresivitas. Hasilnya? Sangat mengejutkan dan mematahkan stigma negatif selama ini.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Processing tersebut menyimpulkan hasil yang cukup telak. Para penulis studi menyatakan secara tegas dalam laporan mereka. "Preferensi dan pemahaman humor gelap berkorelasi positif dengan kecerdasan verbal dan nonverbal yang lebih tinggi serta tingkat pendidikan yang lebih tinggi," tulis penelitian tersebut.
Mengapa Otak Pecinta Dark Humor Berbeda?
Memahami dark humor bukanlah proses yang sederhana bagi otak. Dibutuhkan kemampuan kognitif tingkat lanjut untuk bisa "nyambung" dengan lelucon yang membahas isu sensitif seperti penyakit, kecacatan, atau peperangan tanpa merasa tersinggung.
Otak harus membedah berbagai lapisan makna sekaligus dalam waktu sangat singkat. Karena itulah, orang yang menyukai genre ini cenderung lebih cepat tanggap dalam memproses informasi yang rumit. Jika Anda bisa menikmati lelucon dark, itu berarti otak Anda bekerja pada frekuensi yang berbeda.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
