
Kebiasaan kerja kantor menyebalkan yang jadikan work from home pilihan terbaik kata Psikologi../Freepik/ benzoix
JawaPos.com – Tren work from home atau kerja dari rumah ternyata tidak hanya soal fleksibilitas waktu, tetapi juga menjadi pelarian dari kebiasaan kerja kantor yang menjengkelkan.
Psikologi menjelaskan bahwa lingkungan sosial di tempat kerja memiliki dampak besar terhadap kenyamanan dan produktivitas seseorang setiap harinya.
Survei yang dilakukan Indeed dan dilaporkan Fortune mengungkap bahwa satu dari lima pekerja sengaja menghindari kantor demi menjauhi rekan kerja yang mengganggu.
Bahkan 25 persen manajer senior mengaku enggan mematuhi kebijakan masuk kantor karena tidak tahan dengan perilaku staf yang menjengkelkan.
Dilansir dari laman YourTango pada Minggu (19/4), dijelaskan empat kerja kantor menyebalkan yang jadikan work from home pilihan terbaik menurut Psikologi.
1. Bergosip di lingkungan kantor
Gosip menjadi keluhan utama yang paling banyak disebutkan dalam survei terhadap lebih dari seribu pekerja dan lima ratus atasan di Inggris.
Sebenarnya, tidak semua bentuk gosip bersifat negatif karena membicarakan hal-hal ringan dan netral bisa mempererat hubungan antar rekan kerja.
Namun ketika gosip mulai menyentuh hal-hal yang bersifat menyerang atau merugikan orang tertentu, dampaknya menjadi sangat merusak.
Lingkungan kerja yang dipenuhi gosip beracun menciptakan suasana penuh ketidakpercayaan dan persaingan tidak sehat yang melelahkan secara mental.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022