
Ilustrasi kebiasaan sederhana orang bahagia yang mencintai hidupnya dan menemukan makna sejati dalam kehidupan (Geediting)
JawaPos.com - Selama sebagian besar masa usia tiga puluhan, saya menulis jurnal rasa syukur. Saya menuliskannya dengan tekun, tiga hal setiap malam sebelum tidur, seperti yang disarankan oleh setiap buku dan podcast tentang kesehatan mental.
Saya bersyukur atas cahaya pagi yang masuk melalui jendela apartemen saya, atas kesehatan saya, atas aroma teh yang diseduh pada pukul 05.45 pagi. Namun, saya tetap merasa sedih secara diam-diam dengan cara yang tak bisa saya jelaskan.
Pandangan umum sangat tegas mengenai hal ini. Berpikir positif, praktik rasa syukur, dan afirmasi yang diulang di depan cermin: semua ini seharusnya menjadi fondasi kehidupan yang baik.
Jutaan orang meyakini hal itu. Industri-industri besar beroperasi berdasarkan premis bahwa jika Anda bisa mengubah cara berpikir, Anda bisa mengubah realitas Anda.
Namun, yang saya temukan, baik melalui pengalaman pribadi saya maupun melalui penelitian yang valid selama bertahun-tahun, adalah bahwa praktik-praktik ini sering kali berfungsi sebagai distraksi yang indah dari rasa lapar yang lebih dalam, yang kebanyakan dari kita enggan telusuri. Rasa lapar akan konfirmasi dari orang lain bahwa kita baik-baik saja.
Yang saya yakini kini adalah bahwa validasi eksternal seringkali menjadi pendorong utama ketidakbahagiaan bagi banyak orang. Bukan karena kurangnya rasa syukur. Bukan karena kurangnya pemikiran positif. Melainkan kebutuhan yang tak henti-hentinya dan melelahkan agar orang lain melihat hidup kita dan berkata, “Ya, itu berarti.”
Dilansir dari geediting pada Rabu (15/4), saya dibesarkan dalam lingkungan keluarga di mana membaca suasana hati orang lain adalah keterampilan bertahan hidup.
Sifat emosional ibu saya yang tidak stabil membuat saya belajar mencari tanda-tanda persetujuan seperti halnya anak-anak lain belajar mengikat tali sepatu.
Setiap ekspresi sekecil apa pun di wajah orang dewasa menjadi data yang saya gunakan untuk menyesuaikan perilaku saya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022