
seseorang yang uangnya terkuras karena belanja./Freepik/BalashMirzabey
JawaPos.com - Banyak orang merasa sudah berhemat ketika berbelanja. Diskon diburu, barang murah dipilih, dan promo dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Namun, menurut psikologi perilaku konsumen, tidak semua keputusan yang “terlihat hemat” benar-benar menguntungkan. Justru, beberapa kebiasaan ini diam-diam membuat pengeluaran jadi lebih besar dalam jangka panjang.
Mengapa ini bisa terjadi? Karena otak manusia sering dipengaruhi oleh bias kognitif, emosi, dan ilusi penghematan.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis(9/4), terdapat tujuh kebiasaan belanja yang tampak bijak, tetapi sebenarnya bisa merugikan.
1. Terlalu Fokus pada Diskon Besar
Melihat label “Diskon 50%” seringkali langsung memicu dorongan membeli. Secara psikologis, ini dikenal sebagai anchoring effect, di mana harga awal dijadikan patokan sehingga harga diskon terasa sangat murah.
Masalahnya:
Kita membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan
Pengeluaran total tetap meningkat karena frekuensi belanja bertambah
Intinya: Hemat bukan berarti membeli lebih murah, tapi membeli hanya yang diperlukan.
2. Membeli dalam Jumlah Besar (Bulk Buying) Tanpa Perencanaan

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
