
seseorang yang selalu bangun dengan perasaan bahagia./Freepik/benzoix
JawaPos.com - Bangun pagi dengan perasaan ringan, segar, dan penuh semangat bukanlah kebetulan. Banyak orang mengira suasana hati di pagi hari sepenuhnya ditentukan oleh faktor luar—seperti cuaca, pekerjaan, atau kualitas tidur.
Namun, menurut psikologi, kebahagiaan di pagi hari lebih sering merupakan hasil dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Orang-orang yang tampak selalu ceria saat memulai hari ternyata memiliki pola perilaku tertentu. Tanpa disadari, mereka membentuk rutinitas yang membantu otak memproduksi hormon kebahagiaan seperti dopamin dan serotonin sejak pagi hari.
Dilansir dari Expert Editor pada Senin (6/4), terdapat 6 hal yang biasanya mereka lakukan sebelum jam 8 pagi:
1. Bangun Tanpa Terburu-buru
Orang yang bahagia di pagi hari jarang memulai harinya dengan panik. Mereka tidak menunda alarm berkali-kali, tetapi juga tidak langsung meloncat dari tempat tidur dalam keadaan stres.
Secara psikologis, bangun dengan tenang membantu sistem saraf tetap stabil. Ketika kita langsung terburu-buru, tubuh mengaktifkan respons stres (fight or flight), yang membuat suasana hati menjadi tegang sejak awal hari.
Sebaliknya, memberi waktu beberapa menit untuk benar-benar “sadar” membantu otak bertransisi dari kondisi tidur ke kondisi aktif secara lebih alami.
2. Menghindari Langsung Mengecek Ponsel
Kebiasaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Orang yang merasa bahagia di pagi hari cenderung tidak langsung membuka media sosial, email, atau pesan.
Menurut psikologi, paparan informasi yang berlebihan di pagi hari bisa memicu kecemasan, perbandingan sosial, bahkan stres tanpa disadari. Otak yang baru bangun masih sangat sensitif terhadap rangsangan.
Dengan menunda penggunaan ponsel, mereka memberi ruang bagi pikiran untuk tetap jernih dan fokus pada diri sendiri terlebih dahulu.
3. Melakukan Aktivitas Fisik Ringan
Tidak harus olahraga berat—cukup peregangan, jalan santai, atau gerakan ringan selama beberapa menit.
Aktivitas fisik di pagi hari terbukti meningkatkan produksi endorfin, yaitu hormon yang membuat kita merasa lebih bahagia dan rileks. Selain itu, tubuh yang bergerak membantu meningkatkan energi dan konsentrasi sepanjang hari.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
