Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Maret 2026 | 14.14 WIB

Orang yang Pendiam di Kelompok Tapi Sangat Banyak Bicara Saat Berdua, Ternyata Memiliki 7 Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang banyak bicara saat berdua / freepik - Image

seseorang yang banyak bicara saat berdua / freepik

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai seseorang yang tampak sangat pendiam ketika berada di dalam kelompok. Mereka lebih banyak mendengarkan, jarang berinisiatif berbicara, dan kadang terlihat “tidak menonjol”. Namun, ketika berada dalam situasi satu lawan satu, orang yang sama bisa berubah drastis—menjadi sangat terbuka, ekspresif, bahkan cerewet.

Fenomena ini bukanlah sesuatu yang aneh. Dalam psikologi, perilaku ini justru menunjukkan kompleksitas kepribadian seseorang, bukan sekadar “pemalu” atau “tidak percaya diri”. Orang seperti ini biasanya memiliki karakter yang dalam, selektif, dan penuh pertimbangan.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (24/3), terdapat 7 kepribadian yang umumnya dimiliki oleh orang yang pendiam di kelompok tetapi sangat aktif saat berdua:

1. Introvert yang Selektif

Banyak orang langsung menganggap mereka sebagai introvert, dan itu memang sering benar. Namun lebih tepatnya, mereka adalah introvert yang selektif dalam interaksi sosial.

Mereka tidak kehabisan energi untuk berbicara, tetapi mereka memilih kapan, di mana, dan dengan siapa mereka ingin berbicara. Dalam kelompok besar, percakapan sering terasa dangkal atau terlalu ramai. Sementara dalam percakapan berdua, mereka merasa lebih nyaman untuk mengekspresikan pikiran yang lebih dalam.

2. Pengamat yang Tajam

Orang seperti ini biasanya lebih suka mengamati daripada langsung terlibat. Mereka memperhatikan bahasa tubuh, cara bicara, dan dinamika sosial dalam kelompok.

Karena terlalu banyak informasi yang mereka serap, mereka cenderung menahan diri untuk tidak langsung berbicara. Namun saat berdua, hasil pengamatan itu bisa “keluar” dalam bentuk percakapan yang panjang, reflektif, dan penuh makna.

3. Memiliki Kedalaman Emosi

Mereka bukan tipe yang suka basa-basi. Dalam kelompok, percakapan sering kali bersifat ringan atau permukaan, sehingga mereka memilih diam.

Namun ketika berbicara berdua, terutama dengan orang yang dipercaya, mereka bisa membahas hal-hal yang lebih dalam seperti perasaan, pengalaman hidup, atau pemikiran filosofis. Inilah yang membuat mereka terlihat jauh lebih “hidup” dalam situasi personal.

4. Butuh Rasa Aman untuk Terbuka

Secara psikologis, orang seperti ini membutuhkan rasa aman emosional sebelum benar-benar membuka diri.

Dalam kelompok, ada banyak faktor yang membuat mereka merasa tidak aman:

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore