Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Maret 2026 | 05.15 WIB

Jika Anak-Anak Anda yang Sudah Dewasa Membuat Anda Merasa Gagal sebagai Orang Tua, Ingatkan Diri Anda tentang 7 Hal Ini Menurut Psikologi

seseorang yang merasa gagal sebagai orang tua. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection) - Image

seseorang yang merasa gagal sebagai orang tua. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection)

JawaPos.com - Menjadi orang tua adalah perjalanan panjang yang penuh harapan, pengorbanan, dan cinta. Namun ketika anak-anak sudah dewasa, tidak jarang sebagian orang tua justru merasa kecewa atau bahkan gagal. Mungkin anak tidak menjalani hidup seperti yang diharapkan, membuat keputusan yang berbeda dari nilai keluarga, atau memiliki hubungan yang terasa jauh dengan orang tua.

Perasaan seperti ini sangat manusiawi. Banyak orang tua diam-diam memikul rasa bersalah, berpikir bahwa semua yang terjadi pada anak adalah akibat dari kesalahan mereka dalam mendidik.

Namun psikologi menunjukkan bahwa kenyataan jauh lebih kompleks. Perkembangan manusia dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya pola asuh.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (11/3), jika Anda pernah merasa gagal sebagai orang tua karena kehidupan anak-anak Anda saat ini, penting untuk mengingat beberapa hal berikut.

1. Anak adalah individu yang memiliki pilihan hidup sendiri

Salah satu konsep penting dalam psikologi perkembangan adalah bahwa setiap manusia memiliki otonomi pribadi. Artinya, seiring bertambahnya usia, anak akan membentuk nilai, tujuan, dan pilihan hidupnya sendiri.

Sebagai orang tua, Anda mungkin telah memberikan fondasi yang kuat: pendidikan, nilai moral, dan dukungan emosional. Namun ketika anak sudah dewasa, mereka tetap akan membuat keputusan sendiri—baik yang bijak maupun yang keliru.

Keputusan tersebut tidak selalu mencerminkan kualitas pengasuhan Anda.

2. Banyak faktor membentuk kehidupan seseorang

Psikologi menegaskan bahwa perkembangan manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:

lingkungan sosial

teman sebaya

pengalaman hidup

kondisi ekonomi

kepribadian bawaan

budaya

kesempatan yang tersedia

Bahkan dalam keluarga yang sama, dua anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang sangat berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa orang tua bukan satu-satunya faktor penentu masa depan anak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore