Ilustrasi telepon putar, kenangan masa kecil generasi 70-80an. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda menelepon seseorang tiba-tiba namun tidak diangkat? Jangan buru-buru baper atau anggap mereka sombong karena alasan lain bisa terjadi.
Fenomena tidak menjawab telepon mendadak semakin umum di kalangan generasi muda. Mereka lebih akrab dengan istilah phone anxiety yang sering muncul.
Kebiasaan ini bukan bentuk penghindaran disengaja. Mengutip YourTango, ini gabungan preferensi pribadi, sifat dasar, dan cara menjaga energi mental.
Para ahli dari Child Mind Institute menyebut berbicara di telepon bisa pecah konsentrasi. Hal ini sulitkan fokus, khususnya saat sambil menyetir, bekerja, atau melakukan hal lain.
Lalu, apa ciri dan alasan sikap "anti-telepon" ini? Simak 8 poin berikut yang wajib Anda tahu.
Sebagian orang menganggap kejutan itu tidak menyenangkan. Panggilan tanpa pesan sering picu kecemasan seperti "Ada apa ya?" atau "Ada kabar buruk?".
Pakar psikologi Bryan E. Robinson jelaskan ketidakpastian bisa picu kecemasan. Terutama bagi yang biasa hidup teratur dan butuh rasa aman sebelum bicara.
Seorang introvert bukan anti-sosial tapi hargai kualitas interaksi. Telepon mendadak sering dianggap serangan kecil terhadap waktu pribadi mereka.
Energi sosial mereka terbatas, jadi lebih suka balas lewat teks atau telepon balik saat mental sudah siap.
Tidak semua orang bisa langsung nyambung saat bicara. Banyak perlu susun poin atau tahu konteks dulu sebelum mengobrol. Tanpa info awal, angkat telepon seperti ujian tanpa persiapan yang bikin grogi.
Di era digital cepat, jaga energi sama penting dengan jaga waktu. Mereka sadar kapan harus bilang "tidak" pada telepon saat stres atau lelah. Ini bentuk kesadaran diri biar bisa hadir sepenuhnya saat komunikasi berlangsung nanti.
Orang disiplin nilai rutinitas kunci produktivitas. Panggilan dadakan dianggap ganggu alur kerja atau waktu istirahat yang sudah diatur. Mereka lebih suka pesan singkat yang bisa dibalas saat waktu luang tiba.
Overthinker sering bayangkan skenario terburuk saat ponsel berdering. Tanpa ekspresi wajah, mereka hilang petunjuk penting dalam komunikasi.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
