Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Februari 2026 | 20.30 WIB

Orang-orang yang Hangat dan Murah Hati tetapi Entah Bagaimana Tetap Berakhir Sendirian di Usia 60-an Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Ini

seseorang yang kesepian di usia tua


JawaPos.com - Tidak semua orang yang berakhir sendirian di usia 60-an adalah pribadi yang sulit, dingin, atau tidak disukai. Faktanya, ada orang-orang yang dikenal hangat, suka menolong, murah hati, dan menyenangkan—tetapi tetap saja memasuki masa tua tanpa pasangan atau lingkaran sosial yang dekat.

Fenomena ini membingungkan di permukaan. Namun menurut psikologi, sering kali ada pola perilaku tertentu yang tanpa disadari berkontribusi pada kesendirian jangka panjang. Bukan karena mereka “tidak layak dicintai”, melainkan karena kebiasaan emosional dan relasional yang terus berulang selama puluhan tahun.

Dilansir dari Silicon Canals pada Jumat (27/2), terdapat 9 perilaku yang sering muncul.

Baca Juga: Jika Anda Melihat Suasana Ruangan Sebelum Bisa Membaca Buku, Menurut Psikologi Anda Mengembangkan 9 Kemampuan Ini

1. Terlalu Sering Mendahulukan Orang Lain dan Mengabaikan Diri Sendiri

Orang yang hangat dan murah hati cenderung menjadi pemberi (giver). Mereka cepat membantu, cepat memahami, dan jarang menuntut balasan. Masalahnya, ketika pola ini berlangsung puluhan tahun, mereka bisa:

Mengabaikan kebutuhan emosional sendiri

Menunda kebahagiaan pribadi

Tidak pernah benar-benar membangun hubungan yang setara

Hubungan yang sehat membutuhkan keseimbangan antara memberi dan menerima. Jika seseorang selalu berada di posisi “yang kuat” atau “yang mengurus”, orang lain bisa merasa tidak perlu hadir secara emosional untuknya.

Ironisnya, orang yang paling banyak memberi sering kali tidak terbiasa meminta.

2. Sulit Membuka Diri Secara Emosional

Hangat bukan berarti rentan. Banyak orang yang terlihat ramah dan suportif, tetapi sangat tertutup tentang luka, ketakutan, atau kebutuhan terdalam mereka.

Secara psikologis, kedekatan emosional terbentuk melalui kerentanan (vulnerability). Jika seseorang selalu terlihat “baik-baik saja”, orang lain tidak punya pintu masuk untuk benar-benar mengenalnya.

Akibatnya:

Mereka punya banyak kenalan

Tetapi sedikit hubungan intim yang mendalam

3. Menghindari Konflik Secara Berlebihan

Orang baik sering takut mengecewakan. Mereka:

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore