Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 05.09 WIB

Jika Anda Mengucapkan “Permisi” kepada Orang Asing Meskipun Mereka Tidak Mendengar, Tandanya Anda Punya Ciri Berikut Ini

seseorang yang selalu mengucapkan permisi / foto: Magnific/YasirGraphic - Image

seseorang yang selalu mengucapkan permisi / foto: Magnific/YasirGraphic

JawaPos.com - Pernahkah Anda berada di supermarket, pusat perbelanjaan, atau trotoar yang ramai, lalu secara refleks mengucapkan “permisi” saat melewati seseorang? Bahkan yang lebih menarik, terkadang Anda tetap mengucapkannya meskipun orang tersebut tidak mendengar Anda sama sekali.

Bagi sebagian orang, kebiasaan ini mungkin terlihat sepele atau bahkan tidak penting. Namun, dalam psikologi, tindakan kecil yang dilakukan secara spontan sering kali mencerminkan pola kepribadian yang lebih dalam. Cara kita memperlakukan orang lain, terutama ketika tidak ada keuntungan langsung yang bisa diperoleh, sering kali mengungkapkan nilai-nilai dan karakter yang telah tertanam kuat dalam diri.

Mengucapkan “permisi” kepada orang asing yang bahkan tidak menyadari keberadaan Anda bukanlah sekadar kebiasaan bahasa. Itu bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki sejumlah karakteristik psikologis yang positif.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (5/6), terdapat delapan ciri yang kemungkinan besar Anda miliki.

1. Anda Memiliki Empati yang Tinggi

Empati adalah kemampuan untuk memahami dan mempertimbangkan perasaan serta pengalaman orang lain. Orang yang terbiasa mengucapkan “permisi” cenderung memiliki kesadaran sosial yang baik.

Mereka tidak hanya memikirkan apa yang mereka rasakan, tetapi juga bagaimana tindakan mereka mungkin memengaruhi orang lain. Bahkan ketika orang tersebut tidak mendengar ucapan mereka, dorongan untuk tetap bersikap sopan menunjukkan bahwa mereka secara alami mempertimbangkan keberadaan orang lain.

Psikolog sering mengaitkan empati dengan perilaku prososial, yaitu tindakan yang dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan kesejahteraan orang lain. Mengucapkan “permisi” merupakan salah satu bentuk kecil dari perilaku tersebut.

2. Kesopanan Sudah Menjadi Bagian dari Identitas Anda

Sebagian orang bersikap sopan karena situasi mengharuskannya. Namun, ada juga orang yang bersikap sopan karena itu sudah menjadi bagian dari siapa mereka.

Ketika Anda mengucapkan “permisi” bahkan saat tidak ada yang mendengar, Anda tidak sedang mencari pengakuan atau pujian. Anda melakukannya karena hal tersebut terasa benar.

Dalam psikologi sosial, perilaku yang dilakukan secara konsisten tanpa pengawasan sering dianggap sebagai cerminan nilai internal yang kuat. Kesopanan Anda bukanlah pertunjukan, melainkan kebiasaan yang telah menyatu dengan identitas pribadi.

3. Anda Memiliki Kesadaran Sosial yang Baik

Kesadaran sosial adalah kemampuan untuk memahami dinamika lingkungan sekitar dan menyesuaikan perilaku dengan konteks tersebut.

Orang yang memiliki kesadaran sosial tinggi biasanya memperhatikan ruang pribadi, kenyamanan orang lain, dan norma sosial yang berlaku. Mereka cenderung tidak ingin mengganggu, menghalangi, atau membuat orang lain merasa tidak nyaman.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore