
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). (Biro Setpres)
JawaPos.com - Di tengah dinamika yang terjadi belakangan ini, isu reshuffle kabinet sempat mencuat. Presiden Prabowo Subianto diprediksi bakal mengganti menteri dan pimpinan lembaga negara. Beberapa nama menjadi sorotan, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menurut pakar komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Syurya Muhammad Nur, reshuffle kabinet dibutuhkan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan, mempercepat realisasi program prioritas nasional, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik.
Apalagi saat ini nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus melemah.
”Presiden membutuhkan menteri yang bukan hanya memiliki kapasitas teknokratis, tetapi juga mampu mengeksekusi kebijakan secara efektif dan menjadi komunikator ulung bagi publik,” kata dia dikutip Minggu (7/6).
Jika reshuffle benar terjadi, Syurya menyatakan bahwa perombakan elite pemerintahan itu tidak lagi hanya bisa diartikan sebagai hukuman politik.
Akan tetapi sudah menjadi bagian dari langkah korektif yang harus dilakukan agar mesin pemerintahan di bawah komando Prabowo berjalan selaras dengan agenda strategis yang sudah dicanangkan
Syurya melihat, saat ini tantangan yang dihadapi oleh pemerintah semakin kompleks. Pada satu sisi, pemerintah dituntut menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing nasional.
Di lain sisi, pemerintah butuh komunikasi publik yang jelas dan konsisten menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat.
”Sering kali masalah bukan pada substansi kebijakan, melainkan lemahnya kemampuan pejabat menjelaskan arah kebijakan kepada publik. Di era digital, menteri bukan hanya administrator, tetapi juga komunikator publik,” ujarnya.
Kepada awak media, Syurya membeber hasil analisisnya. Menurut dia, ada beberapa kementerian dan menteri yang menjadi sorotan serta dalam evaluasi kabinet.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
