Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Februari 2026 | 03.45 WIB

Seni Kemalasan Strategis: 8 Hal yang Orang-Orang Sangat Efektif Enggan Membuang Energi Untuknya

seseorang yang enggan membuang energi berlebihan./Freepik/tirachardz

JawaPos.com - Di dunia yang memuja kesibukan, “malas” sering dianggap dosa profesional.

Padahal, banyak orang yang sangat efektif justru mempraktikkan bentuk kemalasan strategis: mereka selektif, hemat energi, dan sadar bahwa perhatian adalah sumber daya terbatas.

Terinspirasi oleh prinsip 80/20 dari Vilfredo Pareto dan pendekatan essentialism ala Greg McKeown, kemalasan strategis bukan berarti pasif.

Ini adalah seni berkata “tidak” pada hal-hal yang tidak berdampak besar, agar bisa berkata “ya” pada yang benar-benar penting.

Dilansir dari Silicon Canals pada Rabu (25/2), terdapat 8 hal yang orang-orang sangat efektif enggan membuang energi untuknya:

Baca Juga: Bareskrim Polri Ambil Alih Pengejaran Bandar Narkoba Ko Erwin, Diduga Setor Uang Miliaran Rupiah ke Mantan Kapolres Bima Kota

1. Drama dan Gosip yang Tidak Produktif

Orang efektif paham bahwa drama sosial menguras energi emosional. Mereka tidak tertarik memperpanjang konflik kecil, membahas keburukan orang lain, atau terjebak dalam politik kantor yang tidak sehat.

Alih-alih ikut arus, mereka memilih komunikasi langsung, solusi cepat, dan kembali fokus pada pekerjaan bernilai.

Prinsipnya: Jika tidak menambah nilai, jangan diberi waktu.

2. Perfeksionisme yang Tidak Proporsional

Ada perbedaan antara standar tinggi dan perfeksionisme obsesif. Orang sangat efektif tahu kapan sesuatu sudah “cukup baik” untuk diluncurkan.

Mereka memahami konsep minimum viable progress: bergerak maju lebih penting daripada menunggu sempurna. Energi yang dihemat dari mengejar detail kecil bisa dialihkan untuk inovasi atau perbaikan berikutnya.

Prinsipnya: Selesai lebih baik daripada sempurna.

3. Multitasking Semu

Penelitian produktivitas menunjukkan bahwa multitasking sering kali hanya task switching yang melelahkan otak. Orang efektif lebih memilih deep work, konsep yang dipopulerkan oleh Cal Newport.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore