Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Mei 2026 | 21.55 WIB

Dewan Bisnis RI–Prancis Resmi Dibentuk, Hasilkan 4 Kesepakatan Baru di Sektor Energi hingga Perdagangan

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis memasuki babak baru. Pemerintah kedua negara resmi meluncurkan France–Indonesia High Level Business Council (FI-HLBC) atau Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia–Prancis yang diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan investasi, perdagangan, serta kerja sama strategis di berbagai sektor.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani menyampaikan pembentukan forum tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemitraan ekonomi bilateral sekaligus mempercepat realisasi investasi antara Indonesia dan Prancis.

“Pembentukan France–Indonesia High Level Business Council merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Rosan dalam keterangannya, dikutip Sabtu (30/5).

Dia membeberkan, forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan perusahaan dan industri terkemuka dari Indonesia serta Prancis. Adapun total kapitalisasi pasar gabungan perusahaan yang terlibat mencapai USD 1,3 triliun.

Menurut Rosan, peluncuran dewan bisnis tersebut juga menghasilkan empat kesepakatan komersial baru dengan nilai mencapai USD 3,5 miliar. Kesepakatan itu difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

“Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” jelasnya.

Rosan menambahkan, keberadaan FI-HLBC tidak hanya bertujuan membuka peluang kerja sama baru, tetapi juga memastikan berbagai komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya dapat terealisasi.

Ia mencontohkan, saat kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia pada Mei 2025, kedua negara berhasil menandatangani 27 nota kesepahaman (MoU) dengan nilai lebih dari USD 11 miliar.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh komitmen tersebut dapat direalisasikan. Karena itu, forum ini akan menjadi sarana untuk mengidentifikasi hambatan, mempercepat penyelesaian berbagai kendala, dan memastikan investasi berjalan optimal,” lanjutnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore