
seseorang yang sulit melepaskan memori masa lalu./Freepik/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Melepaskan bukan berarti menyerah. Dalam banyak kasus, justru sebaliknya: melepaskan adalah bentuk keberanian tertinggi.
Namun, secara psikologis, manusia cenderung mempertahankan sesuatu yang sudah lama menjadi bagian dari identitasnya—bahkan ketika hal itu tidak lagi sehat atau relevan.
Dalam psikologi, ada banyak konsep yang menjelaskan mengapa kita sulit melepaskan: mulai dari loss aversion (takut kehilangan), sunk cost fallacy (terjebak karena sudah terlalu banyak berinvestasi), hingga keterikatan emosional yang terbentuk sejak masa kecil.
Baca Juga: 6 Zodiak Paling Bersinar Ketika Energi Kuda Api Membara, Siap Panen Keberuntungan Gila-Gilaan!
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (14/2), terdapat delapan hal yang sering dipegang orang selama puluhan tahun lebih lama dari yang seharusnya—dan mengapa melepaskannya bisa menjadi titik balik hidup.
1. Identitas Lama yang Sudah Tidak Relevan
Banyak orang masih hidup berdasarkan label yang terbentuk di masa kecil:
“Saya anak yang bodoh.”
“Saya pemalu.”
“Saya bukan tipe pemimpin.”
Padahal kepribadian tidaklah statis. Psikolog seperti Carol Dweck melalui konsep growth mindset menunjukkan bahwa kemampuan dan karakter bisa berkembang sepanjang hidup.
Masalahnya, identitas lama memberi rasa aman. Kita tahu bagaimana harus bersikap. Melepaskannya berarti masuk ke wilayah yang belum dikenal—dan itu menakutkan.
Yang perlu disadari: Anda bukan versi diri Anda di usia 10 atau 20 tahun. Identitas adalah proses, bukan takdir.
Baca Juga: Menko PM Cak Imin Ingatkan RS untuk Layani Pasien PBI Katostropik
2. Hubungan yang Sudah Lama Tapi Tidak Lagi Sehat
Durasi sering disalahartikan sebagai kualitas.
Banyak orang bertahan dalam hubungan yang merusak—baik itu pertemanan, keluarga, maupun pasangan—karena alasan seperti:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
