Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Januari 2026 | 17.16 WIB

Orang yang Memotret Makanan Mereka Sebelum Makan Biasanya Menunjukkan 9 Kualitas Unik Ini Menurut Psikologi

seseorang yang sering memotret makanan ./ Freepik/freepik - Image

seseorang yang sering memotret makanan ./ Freepik/freepik

JawaPos.com - Di era media sosial, memotret makanan sebelum makan sudah menjadi pemandangan yang sangat umum.

Dari secangkir kopi pagi, sepiring nasi padang, hingga hidangan mewah di restoran bintang lima—semuanya tak luput dari bidikan kamera. Sebagian orang menganggap kebiasaan ini lucu, sebagian lain menganggapnya berlebihan.

Namun menurut psikologi, kebiasaan memotret makanan sebelum disantap bukan sekadar soal pamer atau tren belaka.

Penelitian dan pengamatan psikologis menunjukkan bahwa orang yang sering memotret makanan biasanya memiliki sejumlah karakteristik psikologis tertentu.

Kebiasaan sederhana ini ternyata bisa mencerminkan cara seseorang memandang dunia, dirinya sendiri, dan hubungan sosialnya.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (28/1), terdapat sembilan kualitas unik yang sering dimiliki oleh orang-orang yang gemar memotret makanan sebelum makan.

1. Memiliki Kesadaran Tinggi terhadap Momen (Mindfulness)

Berbeda dari anggapan bahwa memotret makanan mengganggu kenikmatan makan, psikologi justru menemukan hal sebaliknya pada sebagian orang. Mereka yang memotret makanan sering kali lebih sadar terhadap momen yang sedang mereka alami.

Dengan berhenti sejenak sebelum makan, mereka memperhatikan warna, tekstur, dan penyajian makanan. Ini adalah bentuk mindfulness—kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini. Orang-orang seperti ini cenderung tidak terburu-buru dan lebih mampu menikmati detail kecil dalam hidup.

2. Apresiatif terhadap Usaha dan Estetika

Memotret makanan sering kali mencerminkan apresiasi terhadap keindahan dan usaha. Mereka memahami bahwa di balik sepiring makanan ada proses panjang: dari bahan, cara memasak, hingga penyajian.

Secara psikologis, orang yang menghargai estetika makanan juga cenderung menghargai seni, kreativitas, dan kerja keras orang lain. Mereka memiliki kepekaan visual dan emosional yang cukup tinggi.

3. Memiliki Keinginan untuk Berbagi Pengalaman

Banyak orang memotret makanan bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk dibagikan. Ini menunjukkan dorongan sosial yang kuat—keinginan untuk terhubung, berbagi kebahagiaan kecil, dan mengundang interaksi.

Dalam psikologi sosial, ini berkaitan dengan kebutuhan akan afiliasi. Orang-orang ini biasanya suka bercerita, terbuka, dan menikmati hubungan interpersonal, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore