Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Januari 2026 | 05.19 WIB

Bahwa Orang yang Membutuhkan Suara Latar Biasanya Menunjukkan 7 Ciri Ini Menurut Psikologi

seseorang yang membutuhkan suara latar ./Freepik/DC Studio - Image

seseorang yang membutuhkan suara latar ./Freepik/DC Studio

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa tidak nyaman berada dalam keheningan total? Banyak orang baru merasa “hidup” ketika ada suara latar—musik lembut, podcast yang diputar pelan, suara televisi, atau bahkan dengungan kafe.

Fenomena ini sering dianggap sepele, padahal dalam psikologi, kebutuhan akan suara latar bukanlah kebiasaan tanpa makna.

Psikologi modern melihat bahwa preferensi terhadap suara latar berkaitan erat dengan cara otak memproses emosi, perhatian, dan rasa aman.

Orang yang selalu menyalakan musik saat bekerja, tidur, atau melakukan aktivitas ringan sering kali memiliki pola kepribadian dan kebutuhan mental tertentu.

Dilansir dari Geediting pada Senin (19/1), terdapat tujuh ciri yang umumnya ditemukan pada orang-orang yang membutuhkan suara latar dalam keseharian mereka.

1. Memiliki Pikiran yang Aktif dan Sulit Diam

Salah satu ciri paling umum adalah pikiran yang selalu aktif. Orang seperti ini cenderung memiliki arus pikiran yang terus berjalan, bahkan ketika tubuh sedang beristirahat.

Keheningan justru membuat pikiran mereka “terlalu terdengar”, dipenuhi dialog batin, ide, atau kekhawatiran.

Suara latar berfungsi sebagai penyeimbang. Musik atau suara ringan membantu mengisi ruang mental agar pikiran tidak berlarian ke mana-mana.

Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan individu yang memiliki tingkat mental stimulation tinggi dan membutuhkan rangsangan konstan agar merasa stabil.

2. Lebih Mudah Fokus dengan Stimulasi Ringan

Bertentangan dengan anggapan umum bahwa fokus membutuhkan keheningan, sebagian orang justru lebih produktif dengan adanya suara latar.

Psikologi kognitif menjelaskan bahwa suara yang konsisten dan tidak mengganggu dapat membantu otak menyaring distraksi lain yang lebih tiba-tiba.

Orang dengan ciri ini biasanya kesulitan berkonsentrasi di lingkungan yang terlalu sunyi. Otak mereka cenderung “mencari” stimulus, sehingga suara latar membantu menjaga fokus tetap berada di satu jalur.

3. Sensitif terhadap Perasaan Sepi

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore