Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 15.33 WIB

Pernah Merasa Seperti Keluar dari Tubuh? Psikolog Jelaskan Fenomena Out-of-Body Experience 

Ilustrasi out of body experience (pinterest) - Image

Ilustrasi out of body experience (pinterest)

JawaPos.com - Pernah merasa seolah-olah sedang mengamati diri sendiri dari luar tubuh? Pengalaman yang dikenal sebagai out of body experience (OBE) atau sensasi keluar dari tubuh ini sering membuat seseorang bertanya, "Apakah saya mengalami gangguan mental?"

Menurut ulasan terbaru di Psychology Today, pengalaman tersebut memang dapat terasa membingungkan, tetapi tidak selalu berarti seseorang "gila" atau mengalami gangguan kejiwaan yang serius.

Fenomena ini merupakan salah satu bentuk disosiasi, yaitu kondisi ketika pikiran, emosi, atau persepsi seseorang terasa terpisah dari pengalaman dirinya sendiri.

Saat mengalaminya, seseorang mungkin merasa tubuhnya tidak nyata, seperti sedang bermimpi, atau seolah melihat dirinya dari sudut pandang orang lain. Meski terdengar tidak biasa, pengalaman ini dapat terjadi pada individu yang sehat dalam kondisi tertentu.

Berbagai faktor dapat memicu sensasi tersebut, mulai dari stres berat, kecemasan, kurang tidur, kelelahan ekstrem, trauma, hingga serangan panik.

Pengalaman ini berlangsung hanya beberapa detik atau menit dan menghilang dengan sendirinya. Dalam kondisi lain, sensasi tersebut bisa muncul berulang sehingga menimbulkan rasa takut atau kebingungan.

Penting untuk tidak langsung menyimpulkan bahwa pengalaman seperti ini merupakan tanda psikosis. Berbeda dengan gangguan psikotik, orang yang mengalami out-of-body feelings umumnya masih menyadari bahwa sensasi tersebut terasa aneh dan tidak sesuai dengan kenyataan. Kesadaran inilah yang menjadi salah satu pembeda penting dalam proses penilaian klinis.

Meski sering kali tidak berbahaya, pengalaman yang terjadi berulang, berlangsung lama, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan mental.

Evaluasi profesional dapat membantu menemukan penyebabnya sekaligus menentukan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan stres, gangguan disosiatif, atau masalah kesehatan lain.

Memahami pengalaman ini secara tepat dapat mengurangi kecemasan dan membantu seseorang memperoleh penanganan yang sesuai bila memang diperlukan.

 
 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore