
seseorang yang memiliki kebiasaan tidak wajar saat di pesawat./Freepik/armmypicca
JawaPos.com - Naik pesawat bagi generasi tua sering kali bukan sekadar perjalanan, melainkan pengalaman besar. Ada rasa kagum, cemas, sekaligus kebanggaan bisa terbang menembus awan.
Namun, di balik semua itu, para pramugari—yang bertugas menjaga keselamatan dan kenyamanan ratusan penumpang—sering menghadapi kebiasaan tertentu yang tanpa disadari justru menyulitkan.
Bukan soal benar atau salah, apalagi menyudutkan usia. Ini lebih tentang perbedaan kebiasaan lintas generasi. Banyak hal yang dulu wajar, kini tidak lagi relevan di dunia penerbangan modern.
Dilansir dari Geediting pada Senin (19/1), terdapat delapan kebiasaan yang sering dilakukan generasi tua di pesawat, yang sebenarnya sangat diharapkan pramugari agar mulai ditinggalkan.
1. Terlalu Cepat Berdiri Begitu Pesawat Mendarat
Begitu roda menyentuh landasan, sebagian penumpang generasi tua langsung berdiri, membuka bagasi kabin, bahkan setengah membungkuk di lorong.
Padahal, lampu sabuk pengaman masih menyala. Bagi pramugari, ini bukan sekadar soal aturan, melainkan keselamatan. Pesawat bisa berhenti mendadak, dan satu orang yang terjatuh bisa memicu cedera berantai. Duduk sebentar lebih lama jauh lebih aman—dan justru mempercepat proses turun karena tidak ada kekacauan di lorong.
2. Menganggap Pramugari Seperti “Pelayan Pribadi”
Tidak sedikit penumpang senior yang terbiasa dengan budaya lama: jika membayar, maka boleh menyuruh. Mulai dari meminta diambilkan tas, memanggil hanya dengan isyarat tangan, hingga berbicara tanpa sapaan.
Pramugari sebenarnya petugas keselamatan, bukan sekadar pelayan. Nada bicara yang sopan dan saling menghargai membuat suasana kabin jauh lebih nyaman—bukan hanya bagi kru, tetapi juga penumpang lain.
3. Membawa Barang Kabin Terlalu Banyak dan Terlalu Besar
“Cuma tas kecil,” begitu alasan yang sering terdengar. Namun saat dimasukkan ke kabin, ukurannya jelas melebihi batas.
Pramugari sering berada di posisi sulit: harus menegakkan aturan, tetapi juga menghadapi perdebatan panjang. Di pesawat modern yang padat, ruang kabin adalah milik bersama. Membawa barang secukupnya justru mengurangi stres semua pihak.
4. Mengabaikan Instruksi Keselamatan Karena Merasa Sudah Berpengalaman
“Sudah sering naik pesawat,” menjadi kalimat yang kerap terdengar saat pramugari menjelaskan prosedur keselamatan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
