
Ilustrasi MBTI yang sulit menunjukkan emosi (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Di dunia ini, ada banyak manusia dengan berbagai kepribadian yang berbeda. Perbedaan ini tentunya karena manusia merupakan makhluk sosial dengan segala keunikan yang tidak bisa disamakan satu sama lain.
Ada banyak pembeda kepribadian yang bisa digunakan para ahli untuk memisahkan antara satu kepribadian dengan yang lain. Salah satu pembeda kepribadian yang paling banyak digunakan di dunia adalah MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator.
Memiliki total 16 kepribadian berbeda, Anda mungkin sudah mengenal beberapa kepribadian tersebut. Lebih jauh, Anda mungkin sudah tahu tipe MBTI manakah Anda.
Berbagai tipe MBTI ini bisa menentukan bagaimana Anda berkomunikasi, cara berpikir Anda, sampai pekerjaan yang kemungkinan besar akan Anda lakukan. Tidak hanya itu, MBTI juga bisa menentukan bagaimana Anda dan isi hati Anda.
Ada beberapa kepribadian MBTI yang sulit menunjukkan emosi dalam dirinya, tidak seperti orang pada umumnya. Dilansir dari Psychology Junkie dan Truity, berikut ini merupakan 6 tipe kepribadian MBTI yang sulit menunjukkan emosi:
1. INTJ
MBTI pertama yang sulit menunjukkan emosi adalah INTJ. Orang dengan kepribadian INTJ memproses emosi mereka sendirian. Dalam prosesnya, mereka bisa menghilang untuk berpikir, mencurahkan isi hati dengan aktivitas, dan lainnya. Mereka memendam emosi untuk dianalisis dari berbagai sudut pandang. Apabila Anda memiliki kawan INTJ, perlu bagi Anda untuk bersabar dan memberikan ruang pada mereka ketika mereka sedang emosional atau sensitif.
2. INFP
MBTI kedua yang sulit menunjukkan emosi adalah INFP. INFP memiliki dunia mereka sendiri dengan emosi yang mereka sendiri juga kesulitan untuk paham seluruhnya. Hal ini menjadikan INFP kesulitan untuk membuka diri. Bagi mereka, emosi dalam diri merupakan sebuah harta penting yang rapuh, sehingga tidak bisa diberikan secara sembarang kepada orang lain.
3. INFJ
MBTI ketiga yang sulit menunjukkan emosi adalah INFJ. INFJ merupakan sosok yang emosional dan peka pada emosi orang lain. Soal menunjukkan emosi, mereka takut keterbukaan itu akan jadi hal buruk bagi mereka. INFJ bisa merasa tidak diterima, disalahkan, disalahpahami, dan masih banyak lagi. Oleh karenanya, INFJ sangat sulit untuk terbuka dan membagikan emosinya pada orang lain.
4. ISFP
MBTI keempat yang sulit menunjukkan emosi adalah ISFP. ISFP adalah kepribadian yang peka pada emosi dan juga memiliki jiwa yang kreatif. Tidak seperti orang lain yang terbuka akan emosi dan perasaan, ISFP memilih untuk menuangkannya ke hal kreatif. Hal ini membuat ISFP tampak seperti kepribadian yang terisolasi dari orang lain.
5. ISTJ
MBTI kelima yang sulit menunjukkan emosi adalah ISTJ. ISTJ memilih untuk mengelola emosinya sendiri tanpa melibatkan orang lain. Mulai dari menelaah isi perasaan dan menganalisis permasalahan, ISTJ melakukannya sambil beraktivitas secara normal. Namun, ISTJ bisa diam-diam sedang mengelola emosi atau menjalani kejadian emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022