
Introvert sering disalahpahami sebagai pribadi antisosial. (freepik)
JawaPos.com – Di tengah budaya yang cenderung mengidolakan sosok ekspresif, aktif, dan periang, kepribadian introvert sering kali terlihat berbeda dan memancing salah paham.
Banyak orang menganggap introvert sebagai pribadi pendiam, sulit didekati, bahkan antisosial.
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar dan justru berasal dari stigma atau stereotip yang keliru mengenai bagaimana introvert mengelola energi sosial dan membangun hubungan.
Fenomena stereotip terhadap introvert semakin marak seiring perkembangan media sosial, tempat berbagai tipe kepribadian terekspos dan mudah disalahartikan.
Mereka tampak lebih senang menyendiri, sehingga wajar bila sebagian orang salah menilai.
Padahal, menurut konten edukasi psikologi dari TikTok @fiilyaa_, introvert bukanlah individu yang menghindari manusia.
Mereka tetap menikmati interaksi, tetapi hanya dengan orang yang membuat mereka nyaman dan dalam suasana yang tidak terlalu ramai.
Sementara disampaikan oleh YouTube channel Psych2Go, menegaskan hal serupa: introvert bukan berarti tak pandai bersosialisasi, mereka hanya memilih untuk tidak tampil dominan dalam situasi sosial.
Ketika berada di lingkungan yang mendukung, introvert dapat menjadi pendengar yang baik, komunikatif, dan hangat.
Sifat selektif ini menyebabkan banyak orang salah mengira introvert sebagai seseorang yang tidak mau berteman.
Nyatanya, mereka menghargai kualitas hubungan dibanding kuantitas. Psikolog Christine A, M.Psi., Psikolog dalam akun TikTok-nya menjelaskan bahwa introvert lebih memilih memiliki lingkaran pertemanan kecil yang benar-benar dekat, daripada banyak relasi yang dangkal.
Prinsip keintiman ini membuat hubungan pertemanan introvert sering kali lebih emosional dan tahan lama.
Selain itu, waktu sendiri bukan tanda menghindari orang, melainkan cara introvert memulihkan energi.
Dalam konten TikTok @karinaustinn, dijelaskan bahwa keramaian dan percakapan intens dalam waktu lama dapat menguras tenaga introvert.
Setelah menghadiri acara sosial, mereka biasanya memilih rehat di ruang pribadi untuk merasa segar kembali.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
