
seseorang yang kebutuhannya tidak terpenuhi di masa kecil./Freepik/tirachardz
JawaPos.com - Masa kecil bukan sekadar kenangan—ia adalah fondasi kepribadian.
Di sanalah seseorang belajar tentang keamanan, cinta, penerimaan, dan makna dirinya di mata dunia.
Ketika kebutuhan emosional tidak terpenuhi—entah karena pengasuhan yang keras, minim kehangatan, pengabaian, atau lingkungan yang tidak stabil—jiwa anak menyimpan bekasnya.
Jejak ini jauh dari sekadar cerita lama; ia bisa muncul dalam kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.
Bukan karena seseorang “lemah”, tetapi karena ia belajar bertahan dengan cara-cara tertentu yang dulu membantunya tetap aman.
Dilansir dari Geediting pada MInggu (2/11), terdapat tujuh kebiasaan yang kerap berkembang menurut pandangan psikologi.
1. Terlalu Berusaha Menyenangkan Orang Lain
Ketika kecil, cinta mungkin terasa bersyarat: hanya diperoleh jika ia patuh, berprestasi, atau tidak menyusahkan.
Akibatnya, ia terbiasa menekan kebutuhan diri demi memenuhi keinginan orang lain.
Saat dewasa, ia menjadi people pleaser—sulit berkata “tidak”, takut mengecewakan, dan merasa bertanggung jawab atas perasaan semua orang.
Ia memanjangkan kesabaran, meski batin kelelahan, demi tetap diterima.
2. Sulit Mempercayai Orang Lain
Pengalaman dikhianati, diabaikan, atau diperlakukan tidak adil menumbuhkan keyakinan bahwa dunia tidak aman.
Maka, ia belajar membangun tembok.
Ia cenderung menutup diri, hanya membuka pintu sedikit demi sedikit.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
