Foto seseorang sedang melihat dirinya di cermin sebagai ilustrasi seseorang dengan gangguan kepribadian narsistik (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Di antara banyak macam manusia, ada orang dengan kelemahan yang sangat unik hingga diberi nama dan membutuhkan bantuan profesional untuk menanganinya. Namun, beberapa kondisi ini memiliki label yang sangat buruk hingga masyarakat sekitarnya menghindari mereka.
Dilansir dari Cleveland Clinic, narcissistic personality disorder (NPD) adalah kondisi kesehatan mental yang mempengaruhi kesadaran mereka akan kepercayaan diri, identitas serta bagaimana penderitanya memperlakukan diri mereka dan orang lain.
Orang-orang dengan NPD seringkali memiliki merasa harus terus membuat orang-orang kagum dan membuat diri mereka penting. Keinginan ini terkadang dapat mendorong seseorang melakukan hal-hal yang buruk, seperti memanipulasi orang-orang di sekitar mereka.
Dilansir dari Counseling Center Group, penyebab kondisi ini belum benar-benar diketahui. Namun penelitian menemukan bahwa adanya kemungkinan kombinasi antara faktor genetik, lingkungan dan perkembangan pasien.
Perlu diketahui, seseorang dengan beberapa narsistik belum tentu menderita gangguan kepribadian narsistik seutuhnya.
Diagnosa
Dilansir dari Mayo Clinic, sama seperti beberapa gangguan kepribadian lainnya, NPD memiliki ciri-ciri yang mirip dengan gangguan lainnya. Karena adanya ciri-ciri yang sama, proses diagnosis dapat menjadi lebih sulit.
Namun, ada proses diagnosa yang dapat dilakukan untuk memastikan seseorang memiliki gangguan ini:
Perawatan
Ada beberapa macam perawatan yang dapat dilakukan untuk orang-orang dengan gangguan kepribadian, seperti NPD.
1. Psikoterapi
Terapi ini dilakukan dengan mengajak pasien berbicara dengan dokter atau psikolog. Melalui percakapan yang ada, dokter dapat mengajarkan atau menemukan hal-hal baru dari pasiennya.
Dokter dapat mengajarkan pasien untuk berempati dengan orang lain. Dari situ, ia dapat mengajarkan cara atau metode yang cocok agar pasien dapat menjadi lebih dekat dengan orang-orang di sekitarnya.
Melalui terapi ini, pasien juga diajak untuk meluapkan perasaan dan pikiran mereka. Dengan begitu, pasien dan dokter dapat mengetahui apa yang terjadi di kepala pasien dan mengontrolnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022