
Ilustrasi Orang Yang Alami Digital Fatigue (freepik)
JawaPos.com - Di era serbadigital saat ini, hampir semua aktivitas manusia bergantung pada layar.
Mulai dari pekerjaan, hiburan, hingga interaksi sosial, semuanya dilakukan melalui perangkat digital.
Namun, tanpa disadari, paparan yang berlebihan terhadap teknologi dapat menimbulkan kelelahan yang dikenal sebagai digital fatigue sebuah kondisi kelelahan mental, emosional, dan fisik akibat penggunaan gadget secara berlebihan.
Digital fatigue bukan hanya tentang mata yang lelah atau tubuh yang pegal, tetapi juga menyangkut kesehatan mental. Rasa cemas, mudah terdistraksi, hingga kehilangan fokus bisa muncul ketika otak dipaksa terus memproses informasi tanpa henti.
Hal ini sering kali membuat seseorang merasa kosong meski telah menghabiskan waktu berjam-jam di dunia maya.
Untuk itu, penting bagi Anda untuk mulai menata kembali keseimbangan antara kehidupan digital dan dunia nyata.
Berikut 5 cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi digital fatigue dan mengembalikan energi positif dalam hidup sehari-hari dirangkum dari YouTube Waktu Berfikir.
1. Tentukan Waktu Istirahat dari Teknologi
Langkah pertama yang paling sederhana namun berdampak besar adalah menetapkan waktu istirahat dari perangkat digital.
Misalnya, biasakan diri untuk tidak menggunakan ponsel setidaknya 30 menit sebelum tidur.
Kebiasaan ini membantu otak dan tubuh Anda untuk benar-benar beristirahat tanpa gangguan notifikasi atau cahaya biru dari layar yang dapat menghambat produksi hormon melatonin.
Selain itu, Anda juga bisa menerapkan momen bebas gadget pada waktu-waktu tertentu, seperti saat makan bersama keluarga atau beraktivitas dengan teman.
Dengan begitu, Anda tidak hanya memberi kesempatan pada pikiran untuk beristirahat, tetapi juga memperkuat hubungan sosial secara langsung tanpa perantara layar.
Menerapkan batasan waktu ini akan membantu Anda menyeimbangkan kembali ritme kehidupan antara dunia digital dan dunia nyata.
Semakin sering Anda beristirahat dari teknologi, semakin besar pula peluang untuk merasa segar dan fokus kembali saat beraktivitas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
