Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 02.43 WIB

Perfeksionis Banget! Ciri Orang dengan Standar Tinggi yang Bikin Produktif tapi Rentan Kecemasan

Ilustrasi seseorang yang perfeksionis

JawaPos.com – Perfeksionisme adalah sifat yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika seseorang ingin mencapai hasil yang sempurna dalam setiap hal yang dilakukan. Meski sekilas terlihat baik, sifat ini ternyata memiliki sisi lain yang perlu dipahami.

Menurut kanal edukasi Greatmind dalam salah satu tayangan YouTube-nya, perfeksionisme sering lahir dari keinginan untuk diakui dan dihargai. Orang dengan sifat ini biasanya menetapkan standar sangat tinggi, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Hal tersebut membuat mereka tampak teliti, detail, dan penuh dedikasi. Namun, di sisi lain, perfeksionisme bisa menimbulkan rasa cemas, takut gagal, bahkan sulit merasa puas.

Fenomena ini juga banyak dibahas di media sosial. Akun TikTok @tmanbaik menjelaskan bahwa ciri khas orang perfeksionis adalah tidak mudah puas dengan hasil yang sudah baik. Mereka cenderung terus mencari kesalahan kecil yang sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Akibatnya, waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan sesuatu bisa menjadi lebih panjang dibandingkan orang pada umumnya.

Ciri lain juga diungkapkan oleh kreator TikTok @fardiyandi. Menurutnya, perfeksionis biasanya sangat takut akan kegagalan. Mereka merasa gagal sama dengan tidak berharga. Hal inilah yang kemudian mendorong perilaku overthinking, mudah stres, hingga sulit mengambil keputusan.

Dalam video lain, akun TikTok @newronedu menambahkan bahwa perfeksionis sering menunda pekerjaan (procrastination) karena terlalu fokus mencari cara terbaik sebelum mulai mengerjakan sesuatu. Sikap ini membuat mereka rentan kehilangan momentum. Alih-alih produktif, sifat perfeksionis justru bisa menghambat penyelesaian tugas.

Tak berhenti di situ, akun TikTok @lintasmakna juga menyoroti dampak sosial perfeksionisme. Menurutnya, orang dengan sifat ini kadang tanpa sadar menuntut orang lain mengikuti standar mereka. Hal tersebut berisiko menimbulkan konflik dalam hubungan, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan pribadi.

Meski begitu, perfeksionisme bukan sepenuhnya buruk. Dalam takaran seimbang, sifat ini justru dapat mendorong seseorang untuk berprestasi dan menghasilkan karya berkualitas. Orang perfeksionis biasanya dikenal ulet, disiplin, dan mampu memperhatikan detail yang sering terlewatkan orang lain.

Namun, jika berlebihan, perfeksionisme bisa membawa dampak negatif bagi kesehatan mental. Rasa cemas, stres berkepanjangan, hingga berkurangnya kepercayaan diri adalah risiko yang kerap menghantui. Para ahli menekankan pentingnya mengelola sifat ini dengan bijak agar tidak menimbulkan masalah di masa depan.

Salah satu caranya adalah dengan menyadari batas diri. Belajar menerima bahwa kesalahan adalah bagian dari proses justru dapat membantu orang perfeksionis merasa lebih lega. Selain itu, membiasakan diri untuk merayakan pencapaian kecil bisa menjadi strategi sederhana agar tidak terus terjebak dalam standar yang terlalu tinggi. Dukungan lingkungan sekitar juga berperan penting. Ketika orang terdekat memberikan apresiasi, perfeksionis dapat merasa lebih tenang tanpa harus selalu menuntut kesempurnaan.

Fenomena perfeksionisme ini menunjukkan bahwa sifat manusia selalu memiliki dua sisi. Di satu sisi, perfeksionisme bisa menjadi energi positif untuk mencapai prestasi, namun di sisi lain dapat berubah menjadi tekanan yang melelahkan. Mengenali ciri-ciri perfeksionis dalam diri sendiri atau orang sekitar adalah langkah awal untuk memahami cara mengelolanya. Dengan kesadaran, latihan, dan dukungan profesional bila diperlukan, perfeksionisme bisa diarahkan menjadi kekuatan yang sehat dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore