ilustrasi berbelanja dengan mudah
JawaPos.com – Apakah kamu pernah merasa saat sedang merasa tidak baik seperti sedang merasa kecewa, sedih atau bahkan marah keinginan untuk berbelanja semakin menggebu-gebu?
Aktivitas belanja saat ini tidak hanya perihal membeli barang dan mengeluarkan uang untuk membayarnya. Ada perasaan yang menyertai saat kita sedang melakukan aktivitas belanja. Mulai dari perasaan senang, tenang hingga sedih.
Apalagi saat ini aktivitas belanja sangat dimudahkan hanya dengan membuka aplikasi dan menggulir layar. Namun, kalau kamu pernah merasa lebih tenang setelah berbelanja padahal barang yang kamu beli itu tidak terlalu dibutuhkan ada alasan psikologi di baliknya.
Jika kita terlalu sering membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan, maka tidak hanya uangnya saja yang terbuang sia-sia. Namun juga barangnya yang hanya berakhir menjadi sampah, dan menimbulkan masalah lingkungan.
Emotional Spending: Alasan Di Balik Suka Belanja Barang Tidak Penting
Membeli barang padahal barang yang dibeli tidak terlalu dibutuhkan bisa menjadi masalah tersendiri. Menurut laman Verywellmind, ketika membeli barang dengan dorongan emosi yang kuat, maka kita kesulitan akan berpikir jernih.
Dengan pikiran yang tidak jernih itu, kita sulit untuk melihat bahwa barang yang akan dibeli benar-benar dibutuhkan atau tidak.
Berbelanja dengan dorongan emosi yang kuat, misalnya merasa khawatir yang menyebabkan kita jadi tergesa-gesa dalam psikologi disebut sebagai Emotional Spending.
Secara ilmiah, aktivitas berbelanja dapat meningkatkan pelepasan hormon dopamin. Oleh karena itu, berbelanja dapat membuat kita merasa berbahagia dan meningkatkan suasana hati seperti tenang, aman dan nyaman.
Emotional spending tidak selamanya buruk, tapi jika terus-terusan berada dalam siklus berbelanja dengan dorongan emosi maka kita hanya akan merasakan rasa bahagia dan peningkatan suasana hati yang sesaat.
Selain itu juga akan berdampak kepada kondisi finansial dan lebih jauh masalah lingkungan, karena menimbulkan masalah sampah baru.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
