
seseorang yang masih menggunakan jam alarm fisik./Freepik/freepik
JawaPos.com - Di era modern ketika hampir semua orang mengandalkan ponsel untuk segalanya—dari berkomunikasi, berbelanja, hingga bangun tidur—masih ada segelintir orang yang tetap setia pada jam alarm fisik.
Keputusan sederhana ini mungkin terlihat sepele, namun psikologi memandangnya sebagai cerminan dari kepribadian dan gaya hidup tertentu.
Menggunakan jam alarm tradisional bukan hanya soal nostalgia, melainkan juga menunjukkan bahwa Anda memiliki nilai, kebiasaan, dan pola pikir unik yang membedakan diri dari mayoritas.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (23/9), terdapat tujuh sifat psikologis yang sering melekat pada orang-orang yang memilih jam alarm fisik dibandingkan ponsel.
1. Disiplin Tinggi dan Konsisten
Mereka yang tetap memakai jam alarm fisik biasanya memiliki kedisiplinan yang kuat.
Tanpa godaan notifikasi ponsel, mereka benar-benar fokus pada tujuan utama: bangun tepat waktu.
Psikologi mengaitkan hal ini dengan self-regulation yang baik—kemampuan mengatur diri sendiri tanpa perlu banyak pengingat eksternal.
2. Menghargai Batasan dan Privasi
Jam alarm fisik tidak membawa pesan masuk, email kerja, atau media sosial.
Artinya, orang yang memilihnya cenderung ingin menjaga batasan antara ruang pribadi dan gangguan digital.
Mereka sadar bahwa tidur adalah momen penting untuk pemulihan, dan tak ingin keintiman waktu istirahatnya tercampur dengan distraksi teknologi.
3. Nostalgia dan Apresiasi terhadap Hal Klasik
Keputusan ini juga sering mencerminkan kepribadian yang menghargai nilai-nilai klasik.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
