
Ilustrasi seseorang yang sedang membersihkan meja kerja yang berantakan, dengan pancaran cahaya di wajah yang menunjukkan perasaan lega./Freepik
JawaPos.com - Ketika seseorang merasa kewalahan oleh kekacauan hidup, respons pertama mereka sering kali adalah membersihkan sesuatu.
Insting untuk mengelola kekacauan eksternal sering kali merupakan cerminan dari pergulatan internal. Perilaku ini ternyata terhubung dengan beberapa karakteristik psikologis tertentu.
Melansir dari Geediting.com Rabu (17/9), tindakan ini lebih dari sekadar mengorganisir barang. Tindakan ini juga adalah upaya untuk mengorganisir pikiran. Mari kita telusuri tujuh sifat yang muncul dari kebiasaan unik ini.
1. Pendekatan Teratur terhadap Kekacauan
Orang-orang ini cenderung memiliki pendekatan yang teratur untuk menghadapi kekacauan. Mereka mengatasi hal-hal yang tidak terkendali dalam hidup dengan mengendalikan lingkungan fisik. Membersihkan dapat menciptakan ilusi ketertiban di tengah situasi yang tak beraturan.
2. Pelepasan Katarsis
Membersihkan dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk melepaskan emosi yang terpendam. Tindakan fisik menyapu, mengepel, atau menggosok dapat berfungsi sebagai pelepasan katarsis. Itu adalah cara untuk mengeluarkan frustrasi atau kecemasan yang dirasakan.
3. Hasrat untuk Menghasilkan Sesuatu
Ketika merasa kewalahan, produktivitas sering kali menjadi hal pertama yang hilang. Membersihkan memberikan hasil yang nyata dan langsung dapat dilihat. Hal ini bisa memuaskan keinginan untuk merasa produktif, bahkan saat pekerjaan terasa stagnan.
4. Kebutuhan akan Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik adalah pereda stres yang terbukti secara ilmiah. Tindakan membersihkan melibatkan gerakan tubuh yang dapat membantu melepaskan ketegangan. Ini adalah cara praktis untuk mengalihkan energi cemas menjadi kegiatan fisik.
5. Keinginan untuk Mendapatkan Kejernihan Pikiran
Ketika lingkungan fisik kacau, pikiran pun sering kali ikut kacau. Membersihkan dapat membantu membersihkan pikiran dan membuka jalan baru untuk memecahkan masalah. Seseorang tidak hanya mencari lingkungan yang bersih, tetapi juga kejernihan mental.
6. Ekspresi dari Cinta Diri
Seperti yang dikatakan oleh psikolog Erich Fromm, "Cinta adalah satu-satunya jawaban yang masuk akal." Membersihkan di tengah stres dapat menjadi tindakan sederhana untuk mencintai diri sendiri. Dengan menciptakan lingkungan bersih, Anda menunjukkan kepedulian terhadap kenyamanan dan kesejahteraan diri.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
