
Ilustrasi daddy issues.
JawaPos.com – Daddy issues adalah tantangan yang dihadapi orang dewasa yang dapat timbul dari salah satu dari dua pengalaman masa lalu yang mungkin terjadi.
Pengalaman tersebut adalah tumbuh tanpa kehadiran ayah atau memiliki hubungan yang tidak normal atau buruk dengan ayah yang secara fisik hadir.
Terminologi ini sudah menjangkau cukup banyak telinga pendengarnya dan digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Tetapi banyak sekali yang memiliki pemahaman yang salah tentang masalah ini.
Sebagai contoh, seorang wanita yang memiliki hubungan romantis terhadap seseorang yang lebih tua langsung dicap memiliki daddy issue.
Bahkan sekedar mencari validasi saja bisa membuat mereka memiliki masalah ini.Padahal, daddy issue bukan sekadar tentang pilihan pasangan atau kebutuhan akan perhatian.
Lebih dalam dari itu, ia berkaitan dengan luka emosional, pola asuh yang tidak sehat, hingga perasaan tidak terpenuhi dari figur ayah di masa kecil.
Dampaknya pun bisa menjalar ke berbagai aspek kehidupan mulai dari cara seseorang membangun kepercayaan, menjaga harga diri, hingga kesehatan mental secara keseluruhan.
Ingin tahu lebih lanjut tentang daddy issues? Simak penjelasannya berikut ini yang dilansir dari Healthline dan Verywell Mind.
1. Penjelasan Psikologis Dibalik Daddy Issues
Perlu diluruskan dulu bahwa istilah ini sebenarnya bukan istilah medis resmi. Dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), kita tidak akan menemukan “daddy issues” sebagai gangguan mental yang diakui.
Hal ini pula yang membuat banyak pakar keberatan dengan penggunaannya. Salah satunya adalah Amy Rollo, seorang psikoterapis berlisensi sekaligus pemilik Heights Family Counseling di Houston, Texas.
Ia menegaskan bahwa ia tidak percaya dengan istilah “daddy issues” karena sering dipakai untuk meremehkan kebutuhan emosional, khususnya pada perempuan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
