Membandingkan diri dengan orang lain bisa menggerus rasa percaya diri
JawaPos.com – Siapa sih yang nggak pernah membandingkan diri dengan orang lain? Rasanya hampir semua orang pernah melakukannya, entah itu soal pekerjaan, penampilan, hubungan, atau bahkan hal-hal kecil di media sosial.
Awalnya terlihat sepele, tapi kalau kebiasaan ini dibiarkan, lama-lama bisa bikin stres, insecure, bahkan kehilangan rasa percaya diri.
Menurut sebuah video dari akun TikTok @sundarindah, kebiasaan membandingkan diri sebenarnya wajar karena manusia cenderung menilai dirinya lewat “cermin sosial”.
Baca Juga: Rahasia Mengatasi Stres Sehari-Hari: Kebiasaan Sederhana yang Bisa Ubah Hidup Jadi Lebih Seimbang
Namun, jika terlalu sering dilakukan, hal ini justru membuat kita tidak bisa fokus pada potensi diri sendiri. Akhirnya, hidup jadi terasa kurang puas, meski sudah punya pencapaian yang baik.
Hal senada juga disampaikan oleh kreator konten psikologi @ananzaprili. Ia menjelaskan bahwa media sosial sering kali memperparah kebiasaan membandingkan diri. Scroll sebentar saja, kita bisa melihat teman yang sukses karier, jalan-jalan ke luar negeri, atau menikah lebih dulu. Jika tidak dikelola, hal ini bisa memicu perasaan minder, seolah-olah hidup kita tertinggal jauh.
Padahal, seperti yang diingatkan oleh akun TikTok @shcerrr, apa yang terlihat di media sosial hanyalah “highlight” kehidupan seseorang, bukan keseluruhan cerita. Membandingkan diri dengan standar itu jelas tidak adil, karena setiap orang punya perjalanan hidup yang berbeda.
Mengapa kita sering membandingkan diri dengan orang lain?
Dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini muncul karena otak manusia selalu mencari tolok ukur untuk menilai keberhasilan. Sayangnya, ketika tolok ukur itu adalah pencapaian orang lain, yang terjadi justru perasaan tidak pernah cukup. Menurut konten edukasi dari akun @ananzaprili, membandingkan diri juga bisa jadi mekanisme pertahanan diri. Kita mencari pembenaran atas kegagalan dengan cara melihat kelebihan orang lain, lalu merasa semakin tertinggal.
Akibatnya, alih-alih memotivasi diri, perbandingan yang berlebihan justru melemahkan semangat. Hidup jadi penuh kecemasan, takut gagal, dan sulit bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki.
Bagaimana cara berhenti membandingkan diri dengan orang lain?
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk keluar dari lingkaran tidak sehat ini.
Sadari bahwa setiap orang punya jalan berbeda.
Seperti yang ditekankan oleh akun @sundarindah, tidak ada hidup yang sepenuhnya sama. Usia, latar belakang, kesempatan, dan tantangan setiap orang berbeda. Jadi, berhenti mengukur diri dengan timeline orang lain.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
