Ilustrasi perempuan yang insecure
JawaPos.com – Hampir semua orang pernah merasa insecure. Perasaan ini biasanya muncul saat membandingkan diri dengan orang lain, merasa tidak cukup baik, atau takut gagal menghadapi tantangan. Meski wajar, rasa insecure yang terus berulang bisa menghambat produktivitas dan menurunkan kualitas hidup.
Dalam sebuah video di TikTok @nmaliccaa, psikolog menjelaskan bahwa insecure bukan sekadar perasaan rendah diri.
Lebih dari itu, insecure adalah respon emosional ketika seseorang merasa tidak mampu memenuhi standar tertentu, baik yang datang dari diri sendiri maupun tekanan lingkungan. Kondisi ini bisa memicu stres, rasa cemas, hingga menarik diri dari pergaulan sosial.
Mengapa seseorang mudah merasa insecure?
Video edukasi lain di TikTok @ananzaprili menyebutkan bahwa salah satu penyebab utama munculnya insecure adalah kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Di era media sosial, hal ini makin sulit dihindari. Orang cenderung melihat pencapaian atau gaya hidup orang lain, lalu merasa kehidupannya tidak sebaik itu. Padahal, apa yang ditampilkan di media sosial sering kali hanya sisi terbaik, bukan kondisi nyata secara keseluruhan.
Selain perbandingan sosial, insecure juga bisa tumbuh dari pengalaman masa lalu. Konten di TikTok @bernadettegainara menyoroti bahwa trauma emosional, seperti pernah diremehkan atau gagal dalam hal penting, bisa menanamkan rasa takut berlebih. Akibatnya, seseorang merasa tidak layak mencoba hal baru karena takut mengulang kesalahan yang sama.
Tak hanya itu, faktor pola asuh juga berpengaruh. Anak yang tumbuh di lingkungan dengan tuntutan tinggi atau jarang mendapat validasi positif lebih rentan merasa tidak cukup. Mereka belajar sejak kecil bahwa untuk dicintai, mereka harus selalu sempurna. Pola ini bisa terbawa hingga dewasa, membentuk rasa insecure yang kronis.
Bagaimana insecure memengaruhi kehidupan sehari-hari?
Insecure bukan sekadar soal perasaan, tapi juga berdampak pada banyak aspek kehidupan. Dalam dunia akademik, misalnya, mahasiswa yang merasa insecure sering menunda mengerjakan tugas karena takut hasilnya tidak bagus. Akibatnya, pekerjaan menumpuk dan kualitas tugas menurun.
Dalam hubungan sosial, insecure membuat seseorang lebih sensitif terhadap kritik, merasa iri terhadap keberhasilan orang lain, dan sulit percaya pada orang di sekitarnya. Pada akhirnya, hubungan bisa renggang karena komunikasi terhambat.
Secara psikologis, insecure juga dapat memicu overthinking. Orang yang insecure cenderung memikirkan segala sesuatu secara berlebihan, takut salah langkah, hingga sulit mengambil keputusan. Kondisi ini membuat energi mental terkuras dan produktivitas menurun drastis.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
