Karyawan muda semakin memilih quiet quitting sebagai cara menjaga kesehatan mental dan keseimbangan hidup./Freepik.
JawaPos.com – Belakangan istilah quiet quitting menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan generasi muda yang baru menapaki dunia kerja.
Fenomena ini bukan berarti berhenti bekerja, melainkan memilih untuk menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dasar tanpa memberikan usaha lebih.
Lantas, mengapa banyak anak muda mengambil sikap ini, dan apa dampaknya bagi masa depan karier mereka?
Apa Itu Quiet Quitting?
Menurut World Economic Forum (2022), quiet quitting bukanlah tindakan resign, melainkan sikap mental untuk berhenti melakukan pekerjaan di luar deskripsi yang tertulis.
Mereka tetap hadir dan bekerja, tetapi menolak budaya “overwork” yang dianggap menguras energi tanpa imbalan yang sepadan.
Fenomena ini semakin meluas seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya work-life balance.
Penelitian dalam jurnal Asian Management and Business Review (2024) mencatat, pemicunya antara lain frustrasi akibat beban kerja tinggi, kurangnya pengakuan, hingga budaya kerja yang toxic.
Siapa yang Melakukannya?
Fenomena quiet quitting paling sering dijumpai pada generasi Z dan milenial. Menurut Forbes (2022), mereka cenderung menolak budaya kerja “hustle” atau mati-matian demi jabatan.
Sebaliknya, generasi muda menekankan pentingnya kesehatan mental, waktu bersama keluarga, serta kesempatan berkembang di luar pekerjaan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
