Konsentrasi belajar dapat ditingkatkan dengan teknik sederhana, mulai dari manajemen waktu, lingkungan kondusif, hingga mindfulness./Freepik.
JawaPos.com – Konsentrasi adalah modal penting dalam proses belajar. Tanpa fokus yang terjaga, informasi sulit dipahami dan diingat.
Sayangnya, banyak pelajar maupun mahasiswa sering kesulitan mempertahankan perhatian, terutama di tengah distraksi digital yang semakin tinggi.
Menurut Harvard Health Publishing, kemampuan konsentrasi dipengaruhi oleh kondisi fisik, mental, serta lingkungan. Kabar baiknya, fokus dapat ditingkatkan dengan latihan dan kebiasaan yang tepat.
Mengapa Konsentrasi Belajar Menurun?
Berdasarkan panduan Kansas State University Counseling Services, ada beberapa faktor yang menyebabkan konsentrasi menurun, antara lain kurang tidur, stres akademik, penggunaan gawai berlebihan, serta lingkungan belajar yang tidak kondusif.
Selain itu, multitasking juga membuat otak cepat lelah dan sulit menyimpan informasi secara optimal.
Baca Juga: Prediksi Zodiak Rabu, 27 Agustus 2025: Siapa yang Paling Beruntung dan Menerima Kabar Baik Besok?
Bagaimana Cara Meningkatkan Konsentrasi?
Menjaga konsentrasi saat belajar bukan hal yang mudah. Apalagi di era digital ketika distraksi datang dari berbagai arah, mulai dari notifikasi gadget hingga kondisi lingkungan sekitar. Namun, ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan agar otak tetap fokus dan belajar menjadi lebih efektif.
Atur Waktu Belajar dengan Teknik Pomodoro
Salah satu cara populer adalah teknik Pomodoro, yaitu belajar selama 25 menit penuh lalu istirahat 5 menit. Menurut Bowdoin College Learning Strategies, metode ini membuat otak tetap segar, meningkatkan retensi memori, sekaligus mencegah kelelahan belajar.
Ciptakan Lingkungan Belajar Kondusif
Konsentrasi sulit terjaga bila belajar di tempat yang bising, pencahayaan redup, atau meja penuh barang. University of Ottawa Mentoring Centre menyarankan memilih ruang belajar yang tenang, rapi, dan cukup terang agar otak lebih mudah fokus.
Jaga Pola Tidur dan Kesehatan Fisik
Kurang tidur berdampak langsung pada kemampuan berkonsentrasi. Riset dari Healthline menunjukkan tidur 7–8 jam per malam dapat meningkatkan fungsi kognitif, termasuk memori jangka pendek. Aktivitas fisik ringan, seperti jalan kaki atau peregangan, juga memperlancar aliran darah ke otak sehingga konsentrasi lebih optimal.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
