Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18.33 WIB

Kepribadian Kamu Tetap Sama atau Bisa Berubah? Penelitian Psikologi Ungkap Fakta Mengejutkan

Ilustrasi perempuan yang sedang antusias (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Pernah tidak kamu merasa, "Kok aku beda banget ya dibandingkan dulu?" Misalnya, dulu kamu gampang meledak-ledak, namun sekarang lebih kalem. Atau dulu kamu super sosial, tapi kini lebih suka menyendiri.

Pertanyaannya, apakah itu hanya perasaan semata atau memang kepribadian kita bisa berubah seiring bertambahnya usia? Banyak orang percaya bahwa karakter adalah sesuatu yang 'abadi' terbentuk sejak kecil, dan sulit diubah.

Namun, sejumlah penelitian psikologi justru membongkar fakta mengejutkan. Kepribadian manusia ternyata lebih lentur daripada yang kita kira. Berikut faktanya!

Kepribadian Bukan Batu, Tapi Tanaman yang Tumbuh

Melansir dari Psychology Today, penelitian menunjukkan bahwa kepribadian kita terus berkembang. Seiring bertambahnya usia, banyak orang justru semakin ramah, bertanggung jawab, dan lebih tenang secara emosional.

Ilmuwan menyebut proses ini sebagai personality maturation. Artinya, manusia tidak berhenti berubah. Kita bisa menjadi versi yang lebih dewasa, bahkan tanpa kita sadari.

Perubahan paling signifikan biasanya terjadi antara usia 20 sampai 50 tahun. Di fase ini, seseorang cenderung lebih disiplin, lebih peduli pada orang lain, dan lebih stabil emosinya dibanding masa remaja.

Hal ini bisa dimengerti, karena pada rentang usia ini orang menghadapi tanggung jawab besar seperti kuliah, karier, pernikahan, hingga mengurus keluarga. Situasi-situasi ini memaksa kita beradaptasi, yang akhirnya membentuk kepribadian baru.

Saat Usia 60-an, Kepribadian Bisa 'Balik Arah'

Menariknya, menurut laporan The Atlantic, perubahan tidak berhenti di usia produktif saja. Saat memasuki usia 60 tahun ke atas, banyak orang mengalami 'gelombang kedua' perubahan kepribadian.

Mereka cenderung kehilangan sifat keterbukaan terhadap hal-hal baru, menjadi kurang aktif secara sosial, dan tingkat kecemasan bisa meningkat kembali.

Kondisi kesehatan, pensiun, dan kehilangan orang terdekat jadi faktor utama yang memengaruhi perubahan ini.

Bertambah Tua Akan Bertambah Bijak

Meski begitu, bertambahnya usia bukanlah kabar buruk. Justru, banyak penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dan lansia lebih mampu mengelola emosi negatif, lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan lebih penuh empati. Dengan kata lain, semakin tua seseorang, semakin ia paham cara menikmati hidup.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore