Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 03.57 WIB

7 Sifat yang Sering Berkembang pada Individu yang Hanya Mendapat Cinta Bersyarat Saat Kecil

Seorang individu dengan ekspresi merenung, menunjukkan dampak mendalam dari cinta bersyarat yang dialami saat masih kanak-kanak./Freepik - Image

Seorang individu dengan ekspresi merenung, menunjukkan dampak mendalam dari cinta bersyarat yang dialami saat masih kanak-kanak./Freepik

JawaPos.com - Cinta bersyarat seringkali menjadi pondasi emosi yang rapuh pada masa kanak-kanak.

Ini terjadi ketika anak harus memenuhi ekspektasi atau standar tertentu untuk mendapatkan kasih sayang. Dampaknya bisa terus terbawa hingga mereka dewasa.

Sikap ini membentuk cara mereka berinteraksi dengan dunia dan diri sendiri. Melansir dari Geediting.com Jumat (15/8), ada tujuh sifat yang umumnya berkembang pada orang dewasa. Karakteristik ini seringkali muncul tanpa mereka sadari.

Berikut adalah tujuh sifat yang berkembang pada orang yang hanya mendapatkan cinta bersyarat saat kecil:

  1. Selalu Mencari Pengakuan

Individu ini memiliki kebutuhan mendalam akan validasi dari orang lain. Mereka percaya bahwa nilai diri mereka bergantung pada pendapat orang lain. Ini menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan.

  • Sulit Menentukan Batasan

  • Menetapkan batasan terasa asing dan sulit bagi mereka. Mereka takut jika menolak, orang akan meninggalkan atau tidak lagi mencintai. Ini membuat mereka sering mengorbankan diri sendiri demi orang lain.

  • Takut Menjadi "Terlalu Berlebihan"

  • Saat kecil mereka belajar untuk menjadi "tidak menyusahkan" agar dicintai. Perasaan ini terbawa sampai dewasa, membuat mereka merasa takut. Mereka takut menjadi terlalu berisik, terlalu emosional, atau terlalu membutuhkan.

  • Merasa Bertanggung Jawab atas Emosi Orang Lain

  • Sebagai anak, mereka terbiasa "berjalan di atas kulit telur" di sekitar orang tua. Hal ini membentuk kebiasaan untuk memperbaiki suasana hati orang-orang di sekitar mereka. Mereka merasa bersalah saat orang lain merasa sedih atau marah.

  • Terlalu Banyak Meminta Maaf

  • Kata "maaf" menjadi respons otomatis bahkan untuk hal-hal sepele. Mereka mungkin minta maaf karena keberadaan atau pendapat mereka. Kebiasaan ini mencerminkan ketakutan bawaan untuk membuat orang lain kecewa.

  • Sulit Menerima Pujian Tulus

  • Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore