Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 22.05 WIB

7 Perilaku Orang yang Tidak Cerdas: Menurut Psikologi, Mereka Jago Menyembunyikan Kebodohannya

Tujuh perilaku orang yang tidak cerdas (Freepik) - Image

Tujuh perilaku orang yang tidak cerdas (Freepik)

JawaPos.com- Di dunia ini, tidak semua orang cerdas itu benar-benar cerdas. Ada juga tipe orang yang sebenarnya pengetahuannya biasa saja bahkan juga tidak cerdas tapi lihai menciptakan kesan seolah mereka jenius.

Perilaku tersebut macam-macam, mulai dari berbicara dengan penuh percaya diri, memakai istilah keren, sampai pandai mengarahkan obrolan. Hasilnya? Banyak orang terkecoh dan mengira mereka benar-benar ahli.

Dikutip dari laman Geediting, berikut ini 7 perilaku orang yang tidak cerdas, mereka cenderung menyembunyikan kebodohannya:

  1. Suka pakai kata rumit supaya terlihat pintar

Orang yang pura-pura pintar sering memakai istilah panjang atau bahasa sulit padahal tidak perlu. Alih-alih memberi kesan cerdas, ini malah membuat mereka tampak tidak paham inti dari pembicaraan.

  1. Berlagak tahu segalanya

Dalam obrolan, mereka selalu ingin punya pendapat di semua topik, walau sebenarnya tidak menguasainya. Saat ditanya lebih dalam, biasanya mereka menghindar atau mengalihkan topik.

  1. Menolak pendapat orang tanpa dipikirkan

Kebiasaan langsung menolak ide orang lain tanpa mau mendengarkan terlebih dulu sering muncul karena ego yang tinggi dan takut pandangannya tersaingi.

  1. Memberi banyak informasi yang tidak penting

Mereka cenderung menyampaikan penjelasan panjang yang penuh detail yang tidak relevan. Tujuannya lebih untuk pamer tahu banyak daripada membantu orang lain memahami.

  1. Menjatuhkan orang lain untuk terlihat unggul

Sering membuat orang lain terlihat kurang pintar agar dirinya tampak lebih hebat. Padahal, orang pintar sebenarnya akan mendukung dan membangun orang di sekitarnya.

  1. Memaksa agar selalu benar

Sulit mengakui kesalahan dan terus mempertahankan argumen, meski jelas keliru. Ini lebih menunjukkan rasa takut kehilangan citra pintar daripada bukti kecerdasan.

  1. Sering sebut nama tokoh terkenal atau institusi

Mengaitkan diri dengan orang atau tempat bergengsi supaya terlihat keren. Tapi kalau diminta penjelasan lebih lanjut, biasanya tidak ada isi yang berarti.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore