Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 17.35 WIB

Jika Anda Selalu Terbangun Antara Pukul 3-5 Pagi Tanpa Alarm, Otak Anda Mungkin Memperingatkan Anda tentang 6 Hal Ini Menurut Psikologi

seseorang yang terbangun di pagi hari tanpa alarm./Freepik. - Image

seseorang yang terbangun di pagi hari tanpa alarm./Freepik.

JawaPos.com - Apakah Anda sering terbangun secara tiba-tiba antara pukul 3 hingga 5 pagi, meski tanpa alarm atau gangguan eksternal?

Fenomena ini sering dianggap sepele, namun menurut psikologi dan ilmu tidur, pola bangun dini ini bisa menjadi isyarat bahwa ada sesuatu yang terjadi di dalam pikiran dan tubuh Anda.

Tubuh manusia memiliki "jam biologis" internal yang dikenal sebagai ritme sirkadian, yang mengatur siklus tidur dan bangun secara alami.

Ketika Anda terbangun secara konsisten pada jam-jam tertentu, terutama dini hari, itu bisa menjadi tanda bahwa ada pesan tersembunyi yang sedang coba disampaikan oleh otak dan tubuh Anda.

Dilansir dari Geediting pada Kamis (7/8), terdapat 6 hal yang mungkin sedang diperingatkan oleh otak Anda jika Anda sering terbangun antara pukul 3-5 pagi menurut perspektif psikologi:

1. Kecemasan dan Pikiran Bawah Sadar yang Gelisah

Banyak penelitian menunjukkan bahwa kecemasan dan stres kronis dapat memengaruhi pola tidur.

Ketika Anda memiliki beban pikiran yang tidak disadari atau kekhawatiran yang belum terselesaikan, otak Anda menjadi hiperaktif saat fase tidur ringan di dini hari.

Antara pukul 3-5 pagi, tubuh mulai mempersiapkan diri untuk bangun, dan jika pikiran Anda sedang terjebak dalam kecemasan bawah sadar, Anda lebih mudah terjaga.

Bangun pada jam ini bisa menjadi sinyal bahwa ada kekhawatiran emosional yang perlu Anda sadari dan selesaikan.

Mungkin ada masalah yang Anda pendam, entah itu terkait pekerjaan, hubungan, atau bahkan krisis eksistensial yang belum Anda hadapi secara sadar.

2. Stres Kronis dan Hormon Kortisol yang Tidak Seimbang

Secara biologis, tubuh manusia mulai meningkatkan produksi hormon kortisol (hormon stres) sekitar pukul 3-5 pagi untuk mempersiapkan diri menghadapi hari.

Namun, jika Anda mengalami stres kronis, produksi kortisol bisa melonjak lebih awal atau dalam kadar yang tidak normal, menyebabkan Anda terbangun secara tiba-tiba.

Psikologi menyebut kondisi ini sebagai "hyperarousal", yaitu kondisi di mana sistem saraf berada dalam keadaan siaga tinggi, bahkan saat Anda seharusnya beristirahat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore