Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 04.37 WIB

Jika Anda Masih Melakukan Transaksi Perbankan Secara Langsung Dibandingkan Online, Anda Menunjukkan 7 Kebiasaan Unik Ini Menurut Psikologi

ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi perbankan secara langsung (Freepik/tongpatong) - Image

ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi perbankan secara langsung (Freepik/tongpatong)


JawaPos.com - Di era serba digital seperti sekarang, mayoritas orang lebih memilih layanan perbankan online yang praktis dan cepat. 
 
Namun, ternyata masih banyak individu yang tetap setia melakukan transaksi perbankan secara langsung di kantor cabang atau ATM.
 
Bagi sebagian orang, kebiasaan ini dianggap ketinggalan zaman.
 
Namun, menurut psikologi, orang-orang yang tetap memilih transaksi perbankan tatap muka ini justru menunjukkan beberapa kebiasaan unik yang mencerminkan karakter dan nilai hidup yang mendalam.

Dilansir dari Geediting pada (2/8), terdapat 7 kebiasaan unik yang sering dimiliki oleh mereka yang lebih memilih transaksi perbankan secara langsung dibandingkan online:

1. Kebutuhan Tinggi Akan Kepastian (Need for Certainty)

Mereka yang lebih memilih datang langsung ke bank biasanya memiliki kecenderungan psikologis untuk mencari kepastian secara nyata. 
 
Mereka merasa lebih nyaman melihat proses transaksi berlangsung di depan mata, mendengar penjelasan langsung dari petugas bank, dan mendapatkan bukti fisik. 
 
Bagi mereka, kepercayaan dibangun melalui interaksi tatap muka, bukan sekadar notifikasi digital.

2. Orang yang Sabar dan Tidak Terburu-buru

Psikologi menunjukkan bahwa orang yang tidak terjebak dalam budaya serba instan cenderung memiliki tingkat kesabaran lebih tinggi. 
 
Menunggu antrian di bank, berbicara dengan teller, hingga menandatangani dokumen fisik menjadi bagian dari proses yang mereka nikmati. 
 
Mereka percaya bahwa hasil yang baik membutuhkan waktu, termasuk dalam urusan keuangan.

3. Memiliki Orientasi pada Detil (Detail-Oriented)

Individu yang lebih suka transaksi langsung biasanya sangat memperhatikan detail. 
 
Mereka ingin memastikan bahwa angka-angka yang tercatat sesuai, tanda tangan terletak di tempat yang benar, dan prosedur diikuti secara akurat. 
 
Menurut psikologi, orang tipe ini sering kali perfeksionis dan memiliki standar pribadi yang tinggi.

4. Lebih Mengutamakan Hubungan Sosial dan Interpersonal

Di balik keputusan untuk tidak sepenuhnya berpindah ke layanan online, ada kecenderungan psikologis untuk menjaga relasi sosial. 
 
Mereka menikmati percakapan kecil dengan petugas bank atau satpam yang menyapa.
 
Interaksi sosial ini memberi rasa keterhubungan yang sering hilang dalam dunia digital.

5. Memiliki Mindset "Old School" yang Kuat

Mereka yang mempertahankan kebiasaan ini sering kali memiliki prinsip hidup yang kuat tentang cara-cara tradisional. 
 
Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan trait kepribadian conservatism (kecenderungan mempertahankan kebiasaan lama dan enggan mengikuti perubahan drastis).
 
Bagi mereka, cara lama seringkali dianggap lebih aman dan terpercaya.

6. Memiliki Pengendalian Diri yang Baik dalam Keuangan

Transaksi online sering kali mempermudah pengeluaran impulsif karena semuanya hanya sejauh klik. 
 
Sebaliknya, orang yang lebih suka datang ke bank biasanya lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang. 
 
Mereka melakukan transaksi dengan pertimbangan matang, bukan sekadar mengikuti dorongan sesaat.

7. Menghargai Nilai Proses dalam Mencapai Hasil

Menurut psikologi, orang yang memilih proses yang lebih panjang dan konvensional cenderung memiliki process-oriented mindset. 
 
Mereka percaya bahwa proses yang dilalui dengan penuh kesadaran akan menghasilkan hasil yang lebih memuaskan. 
 
Transaksi perbankan bagi mereka bukan sekadar memindahkan uang, tetapi bagian dari ritual menghargai nilai uang itu sendiri.

Kesimpulan: Pilihan yang Berakar dari Nilai Pribadi

Di tengah gempuran kemudahan teknologi, mereka yang tetap memilih transaksi perbankan secara langsung bukan berarti tertinggal zaman. 
 
Justru mereka menunjukkan kualitas psikologis yang unik seperti ketelitian, kesabaran, dan kemampuan membangun hubungan interpersonal secara nyata. 
 
Kebiasaan ini berakar dari nilai-nilai pribadi yang kuat dan cara pandang yang tidak terjebak dalam budaya serba instan.

Pilihan untuk tetap menggunakan layanan perbankan konvensional adalah cerminan bahwa tidak semua kemajuan harus diikuti secara membabi buta. 
 
Kadang, kenyamanan dan rasa aman ditemukan bukan di balik layar smartphone, melainkan di meja teller yang menyapa dengan senyum.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore