Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 13.58 WIB

8 Faktor Penyebab Siklus Negatif Tak Pernah Usai dalam Hubungan Sosial, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang dengan beban emosional yang belum tuntas. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang dengan beban emosional yang belum tuntas. (Freepik)

JawaPos.Com - Dalam hubungan sosial, baik itu asmara, keluarga, atau pertemanan, beberapa orang sering kali terjebak dalam pola-pola negatif yang berulang. 

Pertengkaran, perasaan tak dihargai, kelelahan emosional, atau komunikasi yang berakhir buntu, tak jarang menjadi momok hubugan sosial menjadi buruk.

Meski telah mencoba berubah atau berkompromi, siklus negatif ini tetap terulang seolah ada sesuatu yang lebih dalam dan tersembunyi yang tak tersentuh oleh solusi permukaan. 

Menurut psikologi, pola dasar dan akar emosional yang tertanam begitu dalam dapat memengaruhi bagaimana kita mencinta, bertahan, atau bahkan menyabotase hubungan sosial.

Seperti dilansir dari Geediting, inilah delapan akar pola negatif dalam hubungan sosial yang sering tidak disadari, namun sangat berpengaruh. 

Jika kamu merasa berada dalam hubungan yang berjalan di tempat atau terasa berat tanpa alasan jelas, bisa jadi salah satu (atau lebih) dari faktor-faktor ini sedang diam-diam bekerja di balik layar.

1. Jejak Masa Kecil yang Belum Usai

Banyak luka dalam hubungan saat dewasa sebenarnya bersumber dari pengalaman masa kecil. 

Anak yang tumbuh tanpa afeksi cukup, sering dimarahi, atau diabaikan secara emosional, cenderung membentuk cara mencinta yang penuh ketakutan, curiga, atau terlalu menggantungkan diri.

Misalnya, seseorang yang terbiasa dibesarkan dalam lingkungan dingin emosional bisa sulit mempercayai pasangan yang hangat. 

Sebaliknya, mereka yang tumbuh dalam keluarga penuh konflik bisa merasa "normal" jika hubungannya dipenuhi drama. 

Tanpa disadari, pengalaman masa lalu membentuk lensa kita dalam memandang cinta dan kedekatan.

2. Ketakutan Menghadapi Konflik

Banyak orang menghindari pertengkaran dengan harapan bisa menjaga keharmonisan. 

Padahal, menghindari konfrontasi justru bisa memperburuk masalah. Ketika emosi dipendam terus-menerus, hubungan menjadi seperti bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore