Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 00.46 WIB

8 Ciri Orang yang Sering Membesar-besarkan Masalah Kecil, Menurut Psikologi

8 Ciri Orang yang Sering Membesar-besarkan Masalah Kecil, Menurut Psikologi

JawaPos.com - Ada perbedaan mencolok antara orang yang tetap tenang di bawah tekanan dan mereka yang justru membesar-besarkan masalah kecil. Perbedaannya? Perspektif.

Orang yang suka membesar-besarkan masalah sering kali kehilangan makna sebenarnya dari situasi. Masalah kecil berubah menjadi drama besar, dan semuanya terasa genting. 

Menurut psikologi, ada pola perilaku tertentu yang biasanya dimiliki oleh orang-orang seperti ini. Mengetahui ciri-ciri ini bisa membantu kamu memahami mereka atau bahkan mengenali kecenderungan itu dalam dirimu sendiri.

Berikut 8 ciri psikologis yang sering terlihat pada orang yang suka membesar-besarkan masalah kecil, seperti dilansir dari VegOut.

1. Hipersensitivitas

Salah satu tanda paling jelas adalah kepekaan berlebihan. Orang yang sangat sensitif cenderung bereaksi terlalu kuat terhadap hal-hal kecil. 

Ini bukan sekadar soal merasakan sesuatu secara mendalam, tetapi tentang memberi reaksi emosional yang jauh lebih intens dari biasanya terhadap situasi sehari-hari.

Bayangkan printer di kantor tiba-tiba macet. Bagi kebanyakan orang, itu hanya gangguan kecil. Tapi bagi si hipersensitif, itu bisa terasa seperti tanda buruk untuk sisa hari itu.

Bukan berarti perasaan mereka tidak valid—mereka hanya merasakan dan merespons segalanya dengan volume yang lebih tinggi.

2. Pemikiran Katastropik

Ini adalah pola berpikir yang otomatis melompat ke skenario terburuk.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore