
ilustrasi seseorang melihat bentuk wortel, merepresentasikan mitos kesehatan yang telah dibantah sains./Freepik
JawaPos.com - Generasi sebelumnya sering memegang kepercayaan tentang kesehatan yang diturunkan secara lisan. Beberapa klaim ini tidak didukung bukti ilmiah kuat. Meskipun niatnya baik, informasi tersebut justru menyesatkan.
Kini sains modern banyak membuktikan hal sebaliknya. Melansir dari Geediting.com Selasa (22/7), ada tujuh mitos kesehatan yang populer di kalangan generasi boomer. Kebenaran ilmiah sangat penting untuk kesejahteraan kita.
Berikut adalah tujuh mitos kesehatan usang yang dibantah total oleh sains:
Wortel Tingkatkan Penglihatan Anda
Vitamin A dalam wortel memang penting untuk kesehatan mata secara keseluruhan. Namun, mengonsumsi lebih banyak wortel tidak akan meningkatkan penglihatan. Ini tidak berlaku jika diet Anda sudah sehat.
Lapar Saat Demam, Makan Saat Pilek
Ilmu pengetahuan modern menyatakan tubuh membutuhkan energi dan hidrasi untuk melawan penyakit apa pun. Menolak nutrisi saat demam justru bisa membahayakan. Ini berlaku untuk semua jenis penyakit.
Mematahkan Buku Jari Menyebabkan Radang Sendi
Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini secara langsung. Satu studi selama 60 tahun oleh Dr. Donald Unger tidak menemukan kaitan. Jadi, kebiasaan ini sebenarnya tidak berbahaya.
Makan Setelah Pukul 8 Malam Menyebabkan Berat Badan Naik
Penelitian menunjukkan bahwa penambahan berat badan ditentukan oleh apa dan seberapa banyak yang Anda makan. Bukan waktu makan yang menentukan kenaikan berat badan. Jadi, fokuslah pada jenis asupan.
Berenang Setelah Makan Berbahaya
Meskipun berenang berat dengan perut penuh mungkin terasa tidak nyaman. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan ini mengancam jiwa. Kekhawatiran berlebihan ini tidak memiliki dasar.
Cuaca Dingin Sebabkan Pilek
Pilek disebabkan oleh virus, bukan suhu dingin yang ekstrem. Cuaca dingin mungkin meningkatkan kerentanan karena orang cenderung berdekatan di dalam ruangan. Tapi suhu itu sendiri bukanlah pemicu penyakit.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
