Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 03.49 WIB

7 Kebiasaan Tak Terlihat Ini Bikin Seseorang Diam-diam Merasa Nelangsa di Hari Tua

Seorang individu merenung dalam kesendirian, menggambarkan perasaan nelangsa yang mungkin timbul dari kebiasaan tak disadari seiring bertambahnya usia./Freepik - Image

Seorang individu merenung dalam kesendirian, menggambarkan perasaan nelangsa yang mungkin timbul dari kebiasaan tak disadari seiring bertambahnya usia./Freepik

JawaPos.com - Menjadi tua bisa jadi perjalanan yang penuh kebahagiaan bagi banyak orang. Namun, bagi sebagian lainnya, usia senja justru menjelma perjuangan yang sunyi dan menyedihkan. Mereka mulai mengadopsi kebiasaan tertentu tanpa menyadarinya.

Kebiasaan ini lantas membawa mereka pada jalur kesengsaraan yang diam-diam. Melansir dari Geediting.com Selasa (15/7), psikologi menunjukkan bahwa kebiasaan halus ini berdampak signifikan pada kebahagiaan seiring bertambahnya usia. Mari kita telaah lebih jauh.

Berikut adalah tujuh kebiasaan yang dapat membuat seseorang diam-diam merasa nelangsa seiring bertambahnya usia:

  1. Mengabaikan Koneksi Sosial

Manusia pada dasarnya membutuhkan koneksi dengan orang lain. Kita berkembang melalui interaksi sosial dan hubungan yang bermakna. Mengabaikan koneksi ini dapat membuat kita merasa sendiri dan tidak dipahami oleh sesama.

  • Terperangkap dalam Rutinitas

  • Rutinitas memang bisa memberikan kenyamanan dan struktur dalam hidup. Namun, ketika rutinitas menjadi terlalu kaku atau monoton, itu dapat memicu perasaan nelangsa. Memilih keamanan daripada pertumbuhan bisa menghambat kebahagiaan.

  • Terus Berpegang pada Penyesalan

  • Menyimpan penyesalan masa lalu dapat menjadi beban emosional yang berat. Hal ini menghambat seseorang untuk bergerak maju dan menikmati masa kini. Melepaskan penyesalan sangat penting untuk kedamaian batin.

  • Kurangnya Aktivitas Fisik

  • Seiring bertambahnya usia, mudah sekali mengabaikan aktivitas fisik secara teratur. Padahal, kurangnya gerakan dapat memengaruhi suasana hati dan energi. Menjaga tubuh tetap aktif sangat vital untuk kesejahteraan mental.

  • Mengabaikan Kekuatan Bersyukur

  • Tidak menyadari atau mengabaikan pentingnya rasa syukur bisa mengurangi kebahagiaan. Fokus pada apa yang tidak dimiliki dapat mengaburkan berkah yang ada. Rasa syukur adalah kunci untuk melihat hal positif dalam hidup.

  • Mencari Kebahagiaan di Tempat yang Salah

  • Beberapa orang mencari kebahagiaan pada hal-hal eksternal yang bersifat sementara. Ini bisa berupa materialisme atau validasi dari orang lain. Kebahagiaan sejati seringkali ditemukan di dalam diri.

    Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore