
seseorang yang tidak menyukai percakapan ringan./Freepik.
JawaPos.com - Dalam interaksi sehari-hari, banyak dari kita diajarkan untuk memulai percakapan dengan pembicaraan ringan—"Apa kabar? ", "Cuacanya bagus, ya? ", atau "Sudah lama ya kita tidak bertemu! ".
Meskipun tampak ramah dan biasa, tidak semua orang merasa nyaman atau menikmati tahap ini.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (13/7), ada tipe orang yang lebih memilih untuk langsung berinteraksi di inti percakapan, tanpa harus melalui basa-basi yang dirasa kurang penting.
Menarik untuk dicatat, berdasarkan penelitian dalam psikologi sosial, orang yang menghindari basa-basi dan lebih suka obrolan ringan yang langsung dan jujur, sering menunjukkan kemampuan dalam menciptakan hubungan yang lebih mendalam dan bermakna.
Mereka tidak hanya berbicara sekadar untuk mengisi keberadaan, tetapi benar-benar ingin memahami dan terhubung.
1. Kemampuan Mengurangi Ketegangan Sosial
Daripada memperpanjang momen "canggung" dalam pertemuan, mereka langsung menuju ke percakapan yang nyata, yang seringkali membuat lawan bicara merasa lebih tenang.
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, perbincangan mendalam dari awal justru membuat orang merasa lebih terhubung dan nyaman dibandingkan perbincangan yang penuh basa-basi.
2. Menciptakan Ruang Kejujuran
Percakapan ringan yang langsung menyinggung inti sering kali memicu kejujuran.
Orang yang menghindari basa-basi cenderung berani mengungkapkan pendapat mereka dengan jujur, yang juga mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Ramalan Shio 14 Juli 2025: Tikus Butuh Kesabaran Ekstra dan Naga Waktunya Mengikuti Cita-cita
Keterbukaan ini menghasilkan hubungan yang lebih autentik.
3. Lebih Cepat Menyusun Kecocokan Sosial

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
