
seseorang yang jarang mengunggah sesuatu di media sosial./Magnific/westock
JawaPos.com - Di era ketika hampir setiap momen terasa harus dibagikan, orang yang jarang mengunggah sesuatu di media sosial sering dianggap “terlalu tertutup”, kurang gaul, atau bahkan tidak aktif menjalani hidup.
Padahal, psikologi justru menunjukkan bahwa kebiasaan tidak terlalu aktif memamerkan kehidupan pribadi di internet bisa mencerminkan kekuatan mental dan emosional tertentu.
Bukan berarti media sosial itu buruk. Platform digital bisa menjadi tempat berbagi inspirasi, membangun relasi, bahkan mengembangkan karier. Namun, ada perbedaan besar antara menggunakan media sosial secara sehat dan merasa harus terus-menerus mendapatkan validasi dari sana.
Menariknya, banyak orang yang jarang mengunggah foto, status, atau cerita ternyata memiliki kualitas psikologis yang cukup kuat. Mereka cenderung lebih nyaman dengan dirinya sendiri, lebih fokus pada kehidupan nyata, dan tidak terlalu bergantung pada pengakuan publik.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (27/5), terdapat delapan kekuatan yang sering dimiliki orang yang jarang mengunggah sesuatu di media sosial menurut sudut pandang psikologi.
1. Mereka Tidak Bergantung pada Validasi Eksternal
Salah satu alasan terbesar orang sering membagikan sesuatu di media sosial adalah kebutuhan untuk mendapatkan respons dari orang lain—like, komentar, pujian, atau perhatian.
Psikologi menyebut ini sebagai external validation, yaitu rasa berharga yang berasal dari pengakuan luar. Orang yang terlalu bergantung pada validasi eksternal biasanya akan merasa lebih bahagia ketika unggahannya ramai, dan merasa kecewa ketika respons tidak sesuai harapan.
Sebaliknya, orang yang jarang mengunggah sesuatu sering kali memiliki sumber penghargaan diri yang lebih stabil dari dalam dirinya sendiri. Mereka tidak membutuhkan banyak pengakuan publik untuk merasa cukup.
Mereka bisa menikmati momen tanpa merasa harus membuktikan kepada dunia bahwa mereka bahagia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
