Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Juli 2025 | 02.26 WIB

8 Keputusan yang Tak Pernah Disesali Orang Dewasa secara Emosional, Menurut Psikologi: Salah Satunya Lebih Memilih Menjadi Diri Sendiri

Ilustrasi orang yang telah dewasa secara emosional. - Image

Ilustrasi orang yang telah dewasa secara emosional.

JawaPos.com - Menjadi dewasa adalah pilihan bagi setiap orang, karena seiring bertambahnya usia banyak sekali tantangan hidup yang harus dihadapi.

Mengutip dari laman Kampus Psikologi pada Jumat (11/07) menurut Maslow, orang yang memilih untuk dewasa dapat mengaktualisasi dirinya yakni dengan mengenali potensi dalam dirinya sendiri.

Sikap dewasa ini juga tidak ditentukan dari seberapa tua usia kita, melainkan dari pola pikir. Ini juga menyangkut berbagai keputusan hidup yang mereka ambil. Dilansir dari laman Global English Editing pada Jumat (11/07) inilah 8 keputusan yang tak pernah disesali orang dewasa secara emosional :

1. Orang yang dewasa secara emosional memilih menjadi diri sendiri

Orang yang memilih dewasa secara emosional sangat bergantung pada keaslian, dan ini bukanlah jalan yang mudah. Bahkan seperti yang kita tahu bahwa dunia yang seringkali menghargai kepalsuan ini, untuk memilih menjadi autentik bisa terasa seperti berenang melawan arus.

Namun, orang yang dewasa secara emosional tahu bahwa keaslian adalah keputusan yang tidak akan pernah mereka sesali.

2. Mereka memilih memaafkan daripada menyimpan dendam

Ini adalah keputusan yang sulit dilakukan setiap orang, bahkan kepada mereka yang telah menyakiti kita. Tapi berbeda bagi mereka yang memilih untuk menjadi dewasa.

Keputusan ini membuat bebannya terangkat dari pundak dan terasa ringan. Memilih memaafkan membantu menemukan kedamaian batin dan bahkan memperbaiki hubungan dengan teman atau bahkan keluarga.

3. Mereka memprioritaskan perawatan diri daripada mengabaikan diri sendiri

Orang yang matang secara emosional memahami pentingnya merawat diri sendiri. Mereka tahu bahwa kesejahteraan fisik, emosional, dan mental adalah hal yang terpenting.

Perawatan diri bukanlah sebuah kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan. Perawatan diri adalah tentang meluangkan waktu untuk mengisi ulang energi, meremajakan diri, dan terhubung kembali dengan diri sendiri.

Hal ini bisa sesederhana berjalan-jalan di taman, membaca buku yang bagus, atau bahkan memanjakan diri dengan perawatan spa.

Mengabaikan perawatan diri dapat menyebabkan stres, kelelahan, dan burnout. Itulah sebabnya orang yang matang secara emosional memilih perawatan diri daripada mengabaikan diri sendiri.

4. Mereka memilih merangkul perubahan daripada menolaknya

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore