Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 17.19 WIB

Ingat! 7 Keputusan Ini Harus Mengandalkan Logika, Bukan Emosi Menurut Psikologi

keputusan yang harus mengandalkan logika bukan emosi menurut Psikologi. (Freepik/ pch.vector) - Image

keputusan yang harus mengandalkan logika bukan emosi menurut Psikologi. (Freepik/ pch.vector)

JawaPos.com – Psikologi menegaskan bahwa tidak semua keputusan sebaiknya dipengaruhi oleh emosi, terutama saat logika lebih dibutuhkan.

Dalam kajian psikologi, keputusan yang berpijak pada logika cenderung menghasilkan hasil yang lebih rasional dan terukur.

Psikologi mempelajari bagaimana emosi dan logika saling tarik-menarik dalam proses pengambilan keputusan manusia.

Beberapa keputusan menurut psikologi harus melibatkan logika secara dominan agar tidak terjebak dalam dampak emosional jangka pendek.

Dilansir dari geediting.com pada Jumat (11/7), bahwa ada tujuh keputusan yang harus mengandalkan logika bukan emosi menurut Psikologi.

  1. Keputusan dalam urusan keuangan

Mengambil keputusan terkait uang seringkali membuat seseorang terdorong oleh rasa takut atau keinginan sesaat.

Padahal, ketika mempertimbangkan pembelian besar, investasi, atau perencanaan pensiun, pendekatan rasional sangat dibutuhkan.

Rasa panik saat pasar turun atau tergiur diskon besar bisa membuat kamu kehilangan arah dalam perencanaan jangka panjang.

Sangat penting untuk mengajukan pertanyaan mendasar sebelum bertindak, seperti apakah kamu sudah meneliti dengan matang atau hanya mengikuti dorongan sesaat.

Penting juga memastikan bahwa keputusan itu mempertimbangkan konsekuensi masa depan, bukan sekadar kenyamanan sekarang.

Dengan logika yang kuat, keputusan finansial bisa menjadi alat membangun ketenangan, bukan sumber penyesalan.

  1. Menentukan langkah karier

Menentukan arah karier tidak bisa hanya berdasarkan dorongan semangat atau rasa bosan sesaat.

Pilihan ini membutuhkan pertimbangan realistis tentang kemampuan diri, peluang kerja, dan rencana jangka panjang.

Berpindah jalur secara tiba-tiba tanpa persiapan matang bisa menyebabkan ketidakstabilan yang tidak perlu.

Keberanian dalam karier bukan berarti bertindak sembrono, tapi berani merancang rencana yang masuk akal dan terukur.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore