
Ilustrasi foto sejumlah pencari kerja memadati jobfair yang digelar di GOR Duren Sawit, Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dinkes Gresik mencatat adanya pergeseran tren penyakit di era sekarang. Jika dulu penyakit menular cenderung lebih banyak, saat ini penyakit tidak menular (PTM) lebih mendominasi. Tren usia penderitanya juga mulai menyasar usia produktif.
Fenomena ini terutama terjadi pada penyakit diabetes dan hipertensi. Padahal, tensi dan gula darah menjadi salah satu syarat pemeriksaan ketika hendak bekerja.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Gresik, dr. Anik Lutfiyah, dalam materinya memaparkan bahwa penderita diabetes di Indonesia 7,1 persen di antaranya merupakan usia produktif, sedangkan hipertensi mencapai 26,7 persen.
Dokter mantan Kepala Puskesmas Sukomulyo itu menyebut beberapa pola hidup sehat yang dapat menjauhkan dari PTM, diringkas menjadi CERDIK.
“Mulai cek kesehatan berkala minimal sebulan sekali, enyahkan asap rokok, rajin olahraga minimal 30 menit per hari, diet sehat dan seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres. Ini yang suka mager perlu mulai dirubah pola hidupnya,” ujarnya.
Penyakit kronis jika dibiarkan dapat memicu komplikasi. “Ini mumpung masih muda, mulai dijaga dari sekarang,” imbuhnya.
Sementara itu, Dosen Prodi Psikologi UMG, Idha Rahayuningsih, mengatakan bahwa banyak lulusan baru dan calon pencari kerja dihadapkan pada tekanan eksistensial dan kebingungan arah hidup. Fenomena ini dikenal sebagai Quarter Life Crisis (QLC), sebuah fase psikologis yang kini semakin sering dialami oleh generasi muda di usia 20-an.
"Ketidakpastian karier, tekanan sosial untuk segera mapan, dan krisis identitas sering kali memicu stres berkepanjangan jika tidak ditangani dengan baik," ujarnya.
Di sisi lain, QLC juga dapat menjadi momentum penting untuk refleksi diri dan perencanaan karier yang lebih matang.
Calon pencari kerja diimbau untuk tidak hanya mempersiapkan CV dan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kesiapan mental dan emosional. Di era dunia kerja yang dinamis, kompleks, dan penuh ketidakpastian, dibutuhkan kombinasi antara hard skills dan soft skills.
Dari sisi pengusaha, Sekretaris Apindo Gresik, Ngadi, memaparkan kondisi real di lapangan. Mental yang kuat menjadi salah satu faktor penting yang harus dimiliki pekerja. “Harus siap mandiri, siap disiplin, dan paling penting siap diperintah. Teman-teman fresh graduate biasanya sulit adaptasi,” ucapnya.
Baca Juga: Suara Massa Aksi Kawal Putusan MK: Orang-Orang Susah Cari Kerja, Ini kok Enak Pakai Jalur Bapak
Menurutnya, kesehatan mental bukan sekadar bebas dari gangguan kejiwaan, tetapi mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengelola emosi, menghadapi tekanan hidup, dan berkontribusi secara positif di tempat kerja maupun komunitas.
"Seseorang yang sehat secara mental akan lebih percaya diri, produktif, dan tangguh menghadapi tantangan dunia kerja," ujarnya.
Selain itu, kesiapan mental juga menjadi bagian dari persiapan melamar kerja, di samping dokumen administratif dan literasi umum. Persiapan tersebut mencakup kesiapan untuk bekerja sama, berkompetisi, menerima instruksi, hingga menghadapi kritik dan tekanan. "Banyak lulusan baru hanya fokus pada CV dan surat lamaran, padahal kesiapan mental justru sangat menentukan saat menghadapi wawancara maupun lingkungan kerja yang penuh dinamika," tambah Ngadi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
